AB Property

AB Property didirikan untuk menjawab kebutuhan pasar terhadap solusi tepat dan terpadu di bidang property.


Kamis, 15 Maret 2012

Tips & Trik Jadi Kaya Melalui Marketing

Tung Desem Waringin
ADA banyak cara untuk menjadi orang kaya, bisa dari bisnis, saham, menjadi top karyawan, internet atau properti. Tapi mungkin yang jarang anda dengan adalah kaya melalui marketing.

Di sini ada empat tips yang harus anda pelajari dan pahami bagaimana meningkatkan kekayaan anda melalui ilmu berjualan. Berikut saya akan bagikan caranya, yaitu :

Djan Faridz:Perbankan Dan Pengembang Terlalu Berlebihan Mengambil Keuntungan

Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz punya cara pandang tersendiri soal ambisinya memangkas harga rumah serendah-rendahnya termasuk bunga kredit rumah murah.

Baginya perbankan maupun pengembang terlalu berlebihan dalam mengambil keuntungan, padahal rumah kelas ini untuk kepentingan rakyat bawah.

Misalnya saat kisruh perdebatan penurunan bunga KPR subsidi atau fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP). Ia kini akhirnya bisa memangkas bunga KPR tersebut dari paling rendah 8,15% menjadi 7,25%.

Djan Faridz: di Bekasi Masih Ada Harga Tanah Rp 50.000/Meter

Jakarta - Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz mengungkapkan bahwa masalah mahalnya harga tanah di kawasan Jabodetabek tak terlepas permainan harga dari pengembang. Maklum saja, sebagai orang yang punya latar belakang pengembang, Djan tahu persis karakter pengembang.

Menurutnya pengembang terlalu ingin mendapat marjin yang besar dari harga tanah, padahal mereka mendapatkan harga yang sangat murah saat melakukan pembebasan lahan.

Pembangunan Jaya Siap Bangun Rumah Murah Cantik Minimal 1000 Unit di Cibubur

Jakarta - Kabar gembira bagi anda yang mengidamkan rumah berharga miring, perlahan tapi pasti kalangan pengembang di Jabodetabek mulai menyambar konsep rumah murah pemerintah.

Rumah murah dan cantik yang bisa dibangun hanya dengan modal Rp 25 juta dan dijual dengan harga Rp 70-80 juta ternyata mulai ada peminat.

Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz mengungkapkan saat ini setidaknya ada pengembang kelas kakap seperti PT Pembangunan Jaya yang siap merealisasikan pembangunan rumah murah. Tak tanggung-tanggung mereka akan membangun rumah segmen ini sedikitnya 100 rumah di kawasan Cibubur.

Inilah Hitung-hitungan Djan Faridz Soal Rumah Cantik Rp 70 Juta

Jakarta - Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz sangat yakin soal rumah murah Rp 70 bisa dibangun di sekitaran Jakarta. Dengan hitung-hitungannya, Djan membeberkan berapa seharusnya biaya membangun rumah tapak sederhana dengan keuntungan yang wajar bagi pengembang.

Djan mengaku sengaja mendirikan rumah murah dan cantik di pelataran kantornya untuk merangsang pengembang membangun rumah murah. Ia ingin mematahkan teori para pengembang rumah yang selalu mengatakan rumah murah sulit dibangun di sekitar Jakarta (Botabek)

"Jadi begini rumah kan baru contoh, yakni kita mengharapkan contoh itu segera dipelajari, begitu mereka selesai mempelajari kita mengharapkan rumah contoh ini diterapkan. Kita sudah mempersiapkan MOU dengan REI dan Apersi, dalam rangka pemanfaatan teknologi pembuatan rumah cetak. Kita harapkan jika mereka menerapkan teknologi rumah cetak ini," kata Djan kepada detikFinance saat ditemui di kantornya, Rabu (14/3/2012).

Kemenpera dan Kemhan Kerja Sama Bangun Rumah Prajurit

foto  milik detik.com
Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) dan Kementerian Pertahanan (Kemhan) menandatangani kerja sama penyediaan pembangunan perumahan prajurit, yang meliputi penyediaan rumah umum prajurit, pegawai negeri sipil (PNS), purnawirawan atau warakawuri, janda atau duda PNS di lingkungan Kemhan, dan TNI.
Menurut siaran pers Kemenpera yang diterima Gatranews, Rabu (14/3), penandatangan dilakukan Direktur Jenderal Kekuatan Pertahanan Kemhan dengan tiga Deputi Kemenpera, masing-masing Deputi Bidang Perumahan Formal, Deputi Bidang Pembiayaan, dan Deputi Bidang Pengembangan Kawasan Kemenpera di Kemenpera.

Makassar: REI dan Perbankan Pesimis Sikapi Program Rumah Murah

Dewan Pimpinan Daerah Real Estate Indonesia (REI) Sulsel pesimis merealiasikan rumah subsidi sederhana yang dicanangkan Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera). Pesimisme kedua institusi karena Kemenpera mematok rumah yang masuk program hanya tipe 36 dengan harga maksimal Rp70 juta.

Ketua DPD REI Sulsel Raymond Arfandy kepada FAJAR mengatakan, bantuan Kredit Kepemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR-FLPP) pada rumah tipe 36 dianggap tidak realis dan memperhitungkan pasar. "FLPP untuk membangun Rumah Sederhana Tapak (RST) seharga Rp70 juta, sementara aturan FLPP sebelumnya harga maksimal rumah adalah Rp 80 juta. Ini jelas merugikan, di tingkat pasar rumah bermain antara Rp90 juta hingga Rp100 juta lebih mengikuti harga bahan," katanya.

Djan Farid: Summarecon Siap Membangun Rumah Murah Rp70 Juta-an/unit Di Babelan Bekasi

Pengembang perumahan, Summarecon berencana membangun rumah kelas menengah ke bawah dengan harga murah yaitu Rp70 juta khusus untuk tipe 36/72 di daerah Babelan, Bekasi.

Demikian disampaikan Menteri Perumahan Rakyat, Djan Faridz saat ditemui di kantor Kementerian Perumahan Rakyat, Rabu (14/3/2012). "Rencananya mereka akan masuk di kawasan tersebut, kurang lebih dibangun di atas lahan seluas 1.000 hektar," kata Djan Faridz.

Kepemilikan asing dikonversi jadi hak sewa 60 tahun

Kepemilikan asing atas aset properti di Tanah Air menjadi hak sewa selama 60 tahun akan diatur dalam Peraturan Pemerintah sebagai pelaksana UU No.20/2011 tentang Rumah Susun yang akan keluar pada November tahun ini.
 
Deputi Bidang Perumahan Formal Kementerian Perumahan Rakyat Pangihutan Marpaung mengatakan aturan mengenai kepemilikan asing akan dimasukkan dalam PP UU Rusun yang ditargetkan akan keluar pada November nanti.

Properti Indonesia Terbaik di Dunia? Mengapa?

Kebijakan Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan alias BI rate hingga level terendah pada November 2011 lalu akan menjadi bahan bakar penggerak bisnis properti di Tanah Air. Dengan BI rate hanya 6%, banyak pihak memperkirakan, pasar properti di Indonesia bakal booming tahun ini.
Sebab, pasokan properti kelas menengah ke bawah dikendalikan oleh pemerintah negara itu.
-- Panangian Simanungkalit
Prospek investasi di sektor ini pun kian memikat. Pengamat properti menilai, investasi properti di negara kita memang semakin menarik.

Panangian Simanungkalit: 2012 Waktunya Beli

Dalam rentang lima tahun terakhir, tidak ada tahun paling menjanjikan bagi pasar properti kecuali tahun 2012 ini. Tahun yang dalam kalender masyarakat Tionghoa adalah Tahun Naga Air ini dipercaya sebagai momentum bagi bisnis properti.
Proyeksi ini tidak terkecuali bagi properti jenis rumah alias landed house. Properti landed house tetap akan menjadi primadona properti tahun ini, di samping sektor lain seperti apartemen dan retail space yang dianggap layak investasi.

Mengapa Investasi Properti Begitu "Menggoda"?

Dr. Ir. Panangiian Simanungkalit
Pertumbuhan properti di Indonesia menggembirakan. Hasil ini tak lain karena semakin banyaknya orang tertarik berinvestasi di bidang properti. Dibandingkan dengan sektor bidang lainnya, investasi properti dinilai aman dan stabil. Apalagi pasar properti Indonesia memiliki kekhasan tersendiri.
Dari sifat propertinya, investasi di bidang ini sangat "menggoda". Apa sajakah faktor yang "menggoda" itu? Mengutip tulisan pengamat properti Panangian Simanungkalit dalam bukunya "Rahasia Menjadi Miliarder Properti", ada 12 sifat properti yang membuat banyak orang memilih investasi ini. Yuk, disimak!
  • Properti mengandung unsur keamanan yang kokoh, maka pilihlah secara bijak dan kelola dengan piawai
  • Properti tidak akan menghilang
  • Bila dipilih secara tepat, properti akan terus menghasilkan uang dari tahun ke tahun walau kondisi bisnis berubah-ubah
  • Pemilik properti tidak akan tunduk pada manajemen orang lain
  • Penghasilan dari properti yang dipilih secara tepat dipastikan berlanjut, stabil dan diikuti kenaikan nilainya

Pilih Mana: Bisnis Sewa Rumah atau Kos?

Bisnis menyewakan atau mengontrakkan rumah dengan bisnis indekos atau kos-kosan sama-sama memiliki permintaan cukup tinggi. Rumah sewa sangat diminati di kawasan yang tengah berkembang, sementara rumah kos laris manis di kawasan yang berdekatan dengan kawasan perbelanjaan, pusat perkantoran, dan kampus.
Pengamat properti Panangian Simangungkalit dalam bukunya "Rahasia Menjadi Miliarder Properti" memaparkan kelebihan dan kekurangan bisnis rumah sewa dan rumah kos. Apa saja?

Rumah Sewa
Selain tingginya permintaan, rumah yang disewakan memiliki capital gain jangka panjang atau lebih dari lima tahun. Biasanya, capital gain rumah sewa secara rata-rata lebih tinggi dari tanah kosong. Sebab, rumah sewa telah memiliki manfaat langsung. Setelah lima tahun, bila Anda memutuskan untuk tidak menjualnya, maka rumah bisa disewakan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Cari Properti

Custom Search

Ir. Andreas Siregar

Konsultan Properti

Pendiri AB Property

Tenaga Pengajar pada

PANANGIAN SCHOOL OF PROPERTY

Follow Twitter @penilaipublik untuk Tips & Konsultasi Properti

Aditya Budi Setyawan

Pendiri AB Property (Partner) ✉absetyawanwassuccess@live.com

☎ 0878787 702 99

085 7755 1819 5

0852 2120 3653

021 444 300 33 (flexi)

BB : 31 789 C84

Facebook Twitter MySpace Blogger Google Talk absetyawan Y! messenger adityabsetyawan
My QR VCard

Cari