Kamis, 15 Maret 2012

Kemenpera dan Kemhan Kerja Sama Bangun Rumah Prajurit

foto  milik detik.com
Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) dan Kementerian Pertahanan (Kemhan) menandatangani kerja sama penyediaan pembangunan perumahan prajurit, yang meliputi penyediaan rumah umum prajurit, pegawai negeri sipil (PNS), purnawirawan atau warakawuri, janda atau duda PNS di lingkungan Kemhan, dan TNI.
Menurut siaran pers Kemenpera yang diterima Gatranews, Rabu (14/3), penandatangan dilakukan Direktur Jenderal Kekuatan Pertahanan Kemhan dengan tiga Deputi Kemenpera, masing-masing Deputi Bidang Perumahan Formal, Deputi Bidang Pembiayaan, dan Deputi Bidang Pengembangan Kawasan Kemenpera di Kemenpera.


Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz mengungkapkan, masalah perumahan merupakan masalah yang dihadapi oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia, termasuk prajurit. Untuk itu, Kemenpera terus berupaya membantu prajurit, baik yang masih aktif bertugas serta para purnawirawan agar dapat tinggal di rumah layak huni dan berharga terjangkau.

“Para prajurit juga memerlukan perumahan untuk tempat tinggalnya. Untuk itu kerja sama ini diharapkan dapat membantu penyediaan rumah umum untuk prajurit, PNS, purnawirawan atau warakawuri, janda atau duda PNS di lingkungan Kemhan, dan Tentara Nasional Indonesia,” ujar Djan Faridz dalam sambutannya.

Djan menambahkan, Kemenpera terus melakukan inovasi agar harga rumah bisa lebih murah dan dibangun lebih cepat. Salah satunya, membuat inovasi teknologi rumah cetak tipe 36 meter persegi yang dapat dibangun secara cepat, terdiri dari besi beton dan besi siku yang dicor dengan semen dan pasir.

Para prajurit serta PNS di lingkungan Kemhan, imbuh Djan, juga dapat memanfaatkan program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk membeli rumah yang diinginkan. Jika ada bantuan subsidi dari Kemhan, maka dapat mencicil rumah hanya dengan Rp 300.000 per bulan selama 15 tahun.

“Jika pembangunan perumahan prajurit bisa dilakukan lewat yayasan di Kemhan, tentu harganya bisa lebih murah lagi. Saya juga berharap, Kemhan bisa melibatkan asosiasi pengembang seperti REI untuk membangun rumah prajurit,” tandasnya.

Sebelumnya, Menhan Purnomo Yusgiantoro menyatakan, kebutuhan perumahan prajurit, pegawai negeri sipil (PNS), purnawirawan atau warakawuri, janda atau duda PNS di lingkungan Kemhan dan TNI, measih cukup besar. Perbandingan antara anggota TNI dan sipil di Indonesia adalah 1:8 atau jumlahnya mencapai 460.000 orang prajurit yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Salah satu tantangan yang harus diselesaikan kami saat ini, adalah bagaimana dapat meningkatkan kesejahteraan prajurit dengan menyediakan rumah layak serta sertifikasi tanah milik TNI. Jika rumah umum yang dibangun dapat terwujud, tentunya rumah negara yang ada dapat digunakan untuk para prajurit yang masih aktif bertugas,” terangnya.
Kerja sama dua kementerian tersebut diharapkan dapat membantu para prajurit yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia agar memiliki rumah yang layak huni. [IS]

http://www.gatra.com/terpopuler/46-ekonomi/10053-kemenpera-dan-kemhan-kerja-sama-bangun-rumah-prajurit 

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Cari Properti

Custom Search

Ir. Andreas Siregar

Konsultan Properti

Pendiri AB Property

Tenaga Pengajar pada

PANANGIAN SCHOOL OF PROPERTY

Follow Twitter @penilaipublik untuk Tips & Konsultasi Properti

Aditya Budi Setyawan

Pendiri AB Property (Partner) ✉absetyawanwassuccess@live.com

☎ 0878787 702 99

085 7755 1819 5

0852 2120 3653

021 444 300 33 (flexi)

BB : 31 789 C84

Facebook Twitter MySpace Blogger Google Talk absetyawan Y! messenger adityabsetyawan
My QR VCard

Cari