AB Property

AB Property didirikan untuk menjawab kebutuhan pasar terhadap solusi tepat dan terpadu di bidang property.


Jumat, 09 Maret 2012

Kunci Utama Menjadi Pebisnis Properti

Kunci utama menjadi seorang pebisnis properti adalah kepercayaan diri dan niat besar untuk maju. Selain dua modal utama ini, masih ada delapan langkah awal menuju kesuksesan di bidang properti.
Hermawan Wijaya dalam bukunya "77 Rahasia Cepat untung Bisnis Properti" mengatakan, delapan langkah awal tersebut terdiri dari; mencari listing atau menjaring klien, melakukan promosi, mendekati konsumen, mempelajari public relation, belajar kesekretariatan dan hukum, memahami rencana tata ruang kota, bekerjasama dengan agen properti, serta bersikap sabar. Tertarik memahaminya lebih jauh?

Anda Berhak Menuntut Pengembang!

Ilustrasi
Pengamat hukum properti, Erwin Kallo, menilai, kendala yang kerap muncul dan dihadapi pembeli rumah adalah lambannya proses pengurusan sertifikat hak milik lahan dan balik nama sertifikat properti.
Ada dua hal yang memicu lambannya proses pemecahan sertifikat tanah. Pertama, ulah nakal pengembang yang menjaminkan sertifikat induk ke bank sebagai modal investasi sehingga sertifikat (hak guna bangunan (HGB) sulit dipecah ke sertifikat hak milik (SHM) penghuni.

Biaya-biaya Pengurusan Kepemilikan Rumah!

Biaya balik nama kerap digabung dengan AJB. Biaya AJB dan pengurusan
balik nama bervariasi disesuaikan dengan harga rumah
Prosedur kepemilikan rumah semestinya tak perlu ruwet jika konsumen memahami prosedur transaksi dan pengurusan kepemilikan. Sewaktu transaksi, konsumen perlu memastikan biaya-biaya pengurusan surat atau legalitas rumah, asuransi, serta jangka waktu pengurusan.
Selain itu, ada juga biaya akta jual beli (AJB) dan pengurusan balik nama sertifikat properti dari penjual kepada pembeli. AJB sekaligus menjadi bukti, bahwa konsumen membeli tanah dan bangunan secara tunai.

Pemecahan Sertifikat Tanah Adalah Urusan Pengembang!

Di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tinggal, permintaan apartemen dan residensial seolah tak pernah putus. Namun, proses transaksi dan pengurusan status kepemilikan hunian antara konsumen dan pengembang kadang menjadi batu sandungan.
Idealnya, konsumen yang membeli rumah secara tunai atau tunai bertahap dari pengembang berhak memperoleh sertifikat hak milik (SHM) konsumen dalam kurun 4-6 bulan sejak akta jual beli (AJB) ditandatangani. Namun, konsumen terkadang mengeluh lantaran rumah sudah lama dihuni, tetapi SHM atas tanahnya belum juga terbit. Padahal, sertifikat itu dibutuhkan tidak hanya sebagai legalitas dan kepastian hukum, melainkan juga alat agunan bank untuk modal investasi.

Material Rumah Murah PNS & MBR


Rumah murah yang diprogramkan Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) khusus untuk PNS dan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tipe 36 dengan menggunakan sistem cetak dan hanya bermodalkan Rp18-20 juta.

Rumah cetak tersebut dikatakan murah dan hemat, dari segi biaya, dan waktu pengerjaannya. Kemenpera pun mengklaim bahwa struktur rumah cetak ini juga tahan gempa. Hal tersebut juga ditegaskan oleh pihak pengembang, yakni PT Grand Wijaya.

7000 Rumah Cetak Murah Akan Dibangun di NTT Tahun 2012

Foto: Konstruksi rumah cetak/ Nur Januarita Benu-Okezone.com
Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) merencanakan pembangunan 7.000 unit rumah cetak murah di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tahun ini.
"Tahun ini kami akan membangun 7.000 unit rumah di NTT. Kami optimis ini bisa tercapai dengan target 50 unit rumah per bulannya selesai dibangun," kata Djan, saat ditemui di kantor Kemenpera, Jakarta (20/2/2012).

Menpera optimis dengan sistem rumah cetak murah yang digunakan, akan memberi pengaruh besar dalam langkah percepatan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Menepis Apersi: Cuma Rp25juta/unit. Ingin Bangun Rumah Murah, Hubungi Orang Ini

Umar Sumadi di depan Rumah Murah karyanya
(Foto: Nur Januarita Benu/Okezone)
Untuk pengembang yang berniat membangun rumah murah seharga Rp25 juta ini, dapat langsung datang dan menghubungi Umar Sumadi di kantor Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera), Jalan Raden Patah, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Contoh rumah murah tersebut dan kerangkanya juga terdapat di halaman kantor Kemenpera dan dapat ditinjau langsung.

Umar Sudmadi adalah penemu rumah dengan sistem cetak ini di bawah bendera PT Grand Wijaya Palembang. Total sudah sekira 4.000 unit rumah yang dibangunnya di berbagai daerah, mulai dari Palembang, Aceh, hingga Tangerang, dan lain-lain.

Apersi: Pengembang Tak Mampu Bangun Rumah Murah

Program rumah murah yang dicanangkan Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) ternyata tidak dengan serta merta membawa angin segar bagi masyarakat. Pasalnya, pihak pengembang merasa keberatan dengan adanya persyaratan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Pembangunan (FLPP) yang tidak diperbolehkan untuk bangunan rumah di bawah tipe 36.

"Kami bukannya tidak mendukung program ini. Tapi, kami sebagai pengembang sangat keberatan dengan Peraturan Menteri Perumahn Rakyat No.4 Tahun 2012 tentang persyaratan FLPP yang tidak boleh diberlakukan pada rumah di bawah tipe 36," kata Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman (APERSI) Eddy Ganefo, saat dihubungi okezone, di Jakarta, Jumat (9/3/2012).

Cara Beli Rumah Murah

Rumah cetak murah tipe 36 (Foto : Nur Januarita Benu/Okezone)
Melalui program rumah murah tipe 36 senilai Rp25 juta dengan total Rp70 juta (plus tanah) yang dicanangkan pemerintah melalui Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera), tentu menjadi angin segar bagi PNS dan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang ingin memiliki hunian yang layak dan milik pribadi yang sah.

Namun, mungkin masih banyak orang yang bertanya-tanya meneganai cara untuk memperoleh rumah murah tersebut. Menurut Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz, cara untuk mendapatkan rumah murah ini sama saja dengan mengajukan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) pada umumnya.

Rakyat Miskin Malah Susah Dapat Rumah Subsidi

Salah satu rumah gubuk di Sumbawa Barat (Foto: Dok. Kemenpera)
JAKARTA - Penurunan suku bunga Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Pembangunan (FLPP) menjadi 7,25 persen digadang-gadang Kementerian Perumahan Rakyat sebagai sebuah prestasi yang berhasil dicapai pemerintah. Namun, hal tersebut ternyata tidak memiliki pengaruh sama sekali terhadap pemberian rumah subsidi bagi rakyat.

"Suku bunga FLPP dari dahulu enggak ada masalah. Yang terjadi saat ini, rakyat semakin dibatasi kesempatannya dalam memperoleh rumah yang disubsidi. Itu karena atturan-aturan yang dibuat oleh Menpera sendiri," kata Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman (Apersi) kepada okezone, di Jakarta, Jumat (9/3/2012).

Daftar Lokasi Pembangunan Rumah Sangat Murah


Penandatangan MoU Menpera-Menteri DPT (Foto: dok.Kemenpera)
JAKARTA - Pemerintah siap membangun 12 ribu yang akan disebar di 200 lokasi, yang seluruhnya termasuk daerah tertinggal selama 2012. Sesuai dengan anggaran Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) yang tersedia, rencananya akan dibangun sebanyak 60 ribu rumah selama tahun ini dan sebagian di antaranya diperuntukkan bagi daerah tertinggal.

"Meskipun angka tersebut masih sangat jauh dari total kebutuhan perumahan yang mencapai 4,6 juta unit di seluruh Indonesia," ujar Menpera Djan Faridz di Jakarta, seperti dilansir dari situs Kemenpera, Selasa (6/3/2012).

Pengembang: Segera Realisasikan Rumah Murah & Cantik

Pengembang dengan Kementerian Perumahan Rakyat masih beda pendapat soal rumah murah tipe 36 seharga Rp 70 juta yang bisa dibangun di pinggiran Jakarta. Bagi Kemenpera, rumah dengan luas bangunan 36 m2 bisa terwujud asalkan pengembang tak ambil untung banyak.

Pelaku bisnis properti justru apatis akan janji Menpera Djan Faridz, bahwa pemerintah akan memberi insentif berupa pembebasan perizinan, penyambungan listrik dan instalasi air.

Papua: Bank Papua Pasarkan KPR dengan Suku Bunga Rendah

Pertumbuhan ekonomi yang pesat di Timika menjadi daya tarik bagi Divisi Bisnis Bank Papua untuk memasarkan produk kredit kepemilikan rumah (KPR) dengan harga yang terjangkau dan suku bunga rendah.

Divisi Bisnis Bank Papua Edy Tamtomo di Timika, Kamis mengatakan melalui produk KPR yang ditawarkan, konsumen berkesempatan memiliki rumah tinggal, rumah sewa, rumah toko (ruko) dan lainnya sesuai kebutuhan dan plafon kredit yang tidak terbatas.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Cari Properti

Custom Search

Ir. Andreas Siregar

Konsultan Properti

Pendiri AB Property

Tenaga Pengajar pada

PANANGIAN SCHOOL OF PROPERTY

Follow Twitter @penilaipublik untuk Tips & Konsultasi Properti

Aditya Budi Setyawan

Pendiri AB Property (Partner) ✉absetyawanwassuccess@live.com

☎ 0878787 702 99

085 7755 1819 5

0852 2120 3653

021 444 300 33 (flexi)

BB : 31 789 C84

Facebook Twitter MySpace Blogger Google Talk absetyawan Y! messenger adityabsetyawan
My QR VCard

Cari