AB Property

AB Property didirikan untuk menjawab kebutuhan pasar terhadap solusi tepat dan terpadu di bidang property.


Rabu, 08 Februari 2012

Bisnis Properti Bergantung pada Kelas Menengah

TEMPO.CO, Jakarta - Krisis Eropa yang tak kunjung selesai dikhawatirkan akan mempengaruhi bisnis properti di Indonesia. Pengaruh buruknya adalah permintaan ekspor yang berkurang terhadap Indonesia. Bagi perusahaan-perusahaan yang sangat bergantung pada ekspor ke Eropa, potensi pemutusan hubungan kerja sangat mungkin terjadi.

“Mereka yang tidak memiliki pekerjaan tentu tidak bisa membeli apa-apa, termasuk rumah,” kata Shaun Di Gregorio, CEO iProperty.com, hari ini, Rabu, 8 Februari 2012.

Namun, di tengah kekhawatiran itu, ia melihat masih ada potensi pertumbuhan properti mengingat pasar dalam negeri yang bertumbuh. Ia menyinggung data akhir tahun lalu yang menyebutkan kelas menengah di Indonesia naik menjadi 40 juta orang.

Lima Area Paling Diincar Pembeli Properti

VIVAnews - Sedikitnya terdapat lima area yang paling diincar para pembeli properti selama akhir tahun lalu atau pada triwulan IV-2011.

"Peringkat teratas pada Oktober 2011. Area yang banyak diminati adalah Bekasi dengan jumlah pencarian mencapai 163.217. Sementara itu, jumlah listing (terdaftar) sebanyak 1.172," kata Sales Manager Rumah123.com, Medi H Papinka dalam media gathering di Grand Indonesia, Jakarta, Rabu 8 Februari 2012.

Senin, 16 Januari 2012

Program Subsidi Rumah FLPP Mati Suri

Jakarta - Program subsidi rumah pola baru yang diberinama Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) terancam tak lagi bergulir tahun ini karena belum adanya kesepakatan antara pemerintah dengan perbankan penyalur FLPP.

Negosiasi ulang perjanjian kerja sama operasional (PKO) belum optimal, perbankan belum juga menyampaikan proposal baru di 2012. Akibatnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang ingin kredit rumah harus gigit jari.

BCA Stop KPR Murah Berbunga 7,5% Karena Permintaan Membludak

Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) akhirnya menghentikan program promosi Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) murah berbunga 7,5% karena terlalu banyaknya permintaan. Hingga akhir 2011 KPR BCA naik Rp 10 triliun menjadi Rp 28 triliun.

"Program KPR itu sudah distop per Desember 2011 karena terlalu banyak permintaan jadi takut service level menurun," kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiaadmadja kepada detikFinance di Jakarta, Jumat (13/1/2012).

Sabtu, 14 Januari 2012

Depok Termasuk dalam Kawasan Hunian Prospektif

JAKARTA - Kota Depok yang merupakan kawasan sub urban ternyata termasuk dalam kawasan hunian yang perspektif.

Hal ini bisa berarti Depok akan menjadi kota incaran pengembang untuk menggarap properti sektor perumahan dan komersial.

Head Division QB Architect Lina Lutfiah mengatakan, yang disebut lokasi prospektif bisa jadi merupakan lokasi yang menyesuaikan dengan pembangunan infrastruktur setempat.

Jumat, 13 Januari 2012

Dekat Mal, Apartemen di Depok Laris Manis

JAKARTA - Depok kini memiliki properti sektor hunian kelas menengah ke atas yang lokasinya berdekatan dengan salah satu mal Kota Belimbing tersebut.

Mengingat lokasinya yang strategis, apartemen garapan PT Lippo Karawaci Tbk itu laris manis pada penjualan menara pertamanya tahun lalu, bahkan sebelum apartemen resmi diluncurkan pada 19 November 2011.

Harga Properti di Jabodetabek Naik 5,74 %

JAKARTA - Harga properti di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) diproyeksikan naik sekira 5,74 persen sejak kuartal pertama hingga akhir 2011.

Pertumbuhan rumah terakumulasi pada akhir tahun lalu mencapai sebesar 4,5 persen. Demikia seperti dilansir dari situs Property Report, Jumat (13/1/2012).

Pertumbuhan ini bisa terjadi karena tingginya permintaan hunian pada daerah yang memiliki populasi sekira 28 juta jiwa tersebut.

Ini Dia Kiat Membeli Rumah Seken

JAKARTA - Bagi Anda yang tengah mencari hunian dengan spesifikasi tertentu seperti lingkungan yang sudah dikenal aman, sudah memiliki tetangga, dan strategis, rumah seken bisa menjadi pilihan yang cukup menguntungkan.

Meskipun asosiasi kebanyakan orang mengenai "barang seken" seperti barang elektronik adalah barang murahan. Tetapi hal tersebut tidak berlaku pada produk properti.

Justru jika kondisi rumah seken tersebut sangat prospektif dan lokasinya strategis, harga rumah seken bisa lebih melambung daripada rumah baru.

Gedung Pencakar Langit Memicu Resesi?

TEMPO.CO, London- Keberadaan gedung pencakar langit ternyata tak bisa dipakai untuk mengukur kemakmuran satu negara. Lembaga investasi Inggris, Barclays Capital, mempublikasikan riset mereka yang menyatakan adanya hubungan pembangunan gedung tinggi dan properti mewah dengan krisis ekonomi.

Penelitian itu menyimpulkan adanya hubungan antara proyek pembangunan gedung pencakar langit dan krisis ekonomi yang terjadi selama beberapa dekade.

Pengembang Bantah Ada Harga 'Gorengan' Saat Jual Properti

Jakarta - Daftar harga properti seperti perumahan terus naik setiap tiga bulan adalah wajar dimata pengembang. Mereka punya strategi, saat penjualan unit perdana, harga yang ditawarkan cenderung lebih rendah, pengembang beralasan demi menarik minat pasar dan tes kemampuan ekonomi masyarakat.

Apakah ini 'goreng-menggoreng harga jual properti?

Direktur PT Ciputra Development Tbk (CTRA) Tulus Santoso menegaskan tidak ada harga siluman pada industri properti. Apalagi ada istilah harga yang digoreng oleh pengembang. Menurutnya seluruhnya berjalan alamiah sesuai pasar yaitu permintaan dan penawaran.

YLKI Imbau Konsumen Jangan Terkecoh Iklan Properti

Jakarta, (Analisa). Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengingatkan konsumen jangan mudah percaya dengan iklan properti. Hal ini juga untuk mencegah konsumen terjebak dengan trik "goreng menggoreng" harga properti.
Public Interest Lawyer Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sudaryatmo mengatakan selama ini masyarakat juga sering terjebak dengan publikasi yang disampaikan pengembang. Misalnya harga properti akan naik awal tahun, atau akhir tahun sehingga ada dorongan psikologis dari pengembang agar masyarakat segera membeli.

BI minta DP kredit properti multifinance tak terlalu kecil

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) melihat, pertumbuhan kredit properti termasuk yang menonjol dan cepat beberapa waktu terakhir.

"Tapi kami belum menganggap itu sudah bubble," ujar Gubernur BI Darmin Nasution, Kamis (12/1).

Merujuk pada data Statistik Ekonom dan Keuangan Indonesia (SEKI) per November 2011, kredit properti dalam rupiah maupun valas tercatat tumbuh 24,53% menjadi Rp 297,35 triliun dibandingkan Rp 238,76 triliun pada periode serupa tahun 2010. Rinciannya, kredit konstruksi sebesar Rp 77,584 triliun, kredit real estate sebesar Rp 42,8 triliun dan kredit pemilikan rumah (KPR) serta kredit pemilikan apartemen (KPA) sebesar Rp 177,492 triliun.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Cari Properti

Custom Search

Ir. Andreas Siregar

Konsultan Properti

Pendiri AB Property

Tenaga Pengajar pada

PANANGIAN SCHOOL OF PROPERTY

Follow Twitter @penilaipublik untuk Tips & Konsultasi Properti

Aditya Budi Setyawan

Pendiri AB Property (Partner) ✉absetyawanwassuccess@live.com

☎ 0878787 702 99

085 7755 1819 5

0852 2120 3653

021 444 300 33 (flexi)

BB : 31 789 C84

Facebook Twitter MySpace Blogger Google Talk absetyawan Y! messenger adityabsetyawan
My QR VCard

Cari