Kamis, 12 April 2012

REI: Kewajiban Pakai Lampu Tenaga Surya Memberatkan

Kewajiban pengembang menggunakan lampu bertenaga surya (solar cell) untuk penghematan energi dinilai terlalu berat diterapkan pada rumah sejahtera tapak (RST). Rumah sejahtera tapak saat ini masih terkendala patokan harga jual serta lemahnya daya beli masyarakat.
Bagaimana human error-nya, kelebihan dan kelemahannya seperti apa, itu harus disampaikan. Jangan sampai kami memasang solar cell, lalu ada keluhan dari masyarakat.
-- Setyo Maharso
"Saya tidak paham kewajiban penghematan energi dengan solar cell ini untuk RST tipe 36. Kalau untuk rumah mewah, pengembang bisa berhitung. Sementara untuk RST saat ini dipatok harga jualnya maksimal Rp 70 juta. Kami mengusulkan kenaikan harga rumahnya secara bervariasi saja belum disetujui oleh Menteri Keuangan," kata Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI), Setyo Maharso, kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Selasa (10/4/2012).

Setyo mengakui, usulan Menpera Djan Faridz terkait penghematan energi ini baik. Hanya saja, kata dia, masih perlu dilihat kesiapan infrastrukturnya. Setyo mengatakan, penggunaan solar cell perlu pengkajian mendalam, misalnya dengan melibatkan para akademisi.

"Bagaimana human error-nya, kelebihan dan kelemahannya seperti apa, itu harus disampaikan. Jangan sampai kami memasang solar cell, lalu ada keluhan dari masyarakat," katanya.

Selain kesiapan infrastruktur, lanjut Setyo, penggunaan solar cell sebagai jawaban atas penghematan energi pada sektor perumahan masih terbilang mahal. Hal itu membutuhkan investasi besar pada awal pemasangannya.

"Investasi ke depan itu besar, saya tidak bisa bilang berapa harganya. Tapi, ini akan sangat berdampak bagi harga jual RST," ujarnya.

Agar tak membebani masyarakat, Setyo menghimbau agar pemerintah memberikan insentif. Pemerintah diminta jangan hanya membebani pengusaha lewat beragam kewajiban, namun tidak memberikan kemudahan.

"Pemerintah bilangnya akan ada kemudahan perizinan, tapi itu lagu lama. Kalau Menpera mau jamin Penerangan Jalan Umum (PJU) dan solar cell ini masuk ke Prasarana Sarana Umum (PSU), maka saya akan mendukung," ujarnya.

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Cari Properti

Custom Search

Ir. Andreas Siregar

Konsultan Properti

Pendiri AB Property

Tenaga Pengajar pada

PANANGIAN SCHOOL OF PROPERTY

Follow Twitter @penilaipublik untuk Tips & Konsultasi Properti

Aditya Budi Setyawan

Pendiri AB Property (Partner) ✉absetyawanwassuccess@live.com

☎ 0878787 702 99

085 7755 1819 5

0852 2120 3653

021 444 300 33 (flexi)

BB : 31 789 C84

Facebook Twitter MySpace Blogger Google Talk absetyawan Y! messenger adityabsetyawan
My QR VCard

Cari