AB Property

AB Property didirikan untuk menjawab kebutuhan pasar terhadap solusi tepat dan terpadu di bidang property.


Jumat, 30 Maret 2012

Pengembang Cari Bank Yang Mau Biaya Kredit 43000 Lebih Rumah Yang Gagal Akad

Akibat penghentian program rumah subsidi dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada Januari 2012 lalu, kemudian ditetapkannya Peraturan Menteri Perumahan Rakyat (Permenpera) nomor 4 dan 5 tahun 2012, sebanyak 43.000 rumah gagal akad. Karena itu, pengembang yang tergabung dalam Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) menawarkan kepada perbankan dengan bunga komersil.

Tepatnya, 43.013 unit rumah gagal akad. Kami mencari bank yang siap membiayai akad kredit nonsubsidi.
-- Eddy Ganefo

Djan Faridz: Saya Ini Musuh Pengembang Perumahan

Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz mengaku dimusuhi oleh Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi). Hal ini terkait tarik-menarik aturan batas minimal hunian tipe 36 m2 yang tercantum dalam UU Perumahan dan Kawasan Pemukiman Pasal 22.

"Saya ini musuh Apersi," kata Djan Faridz di sela-sela peluncuran Muamalat Consumer Center Bank Muamalat di Hotel Le Meridien Jakarta, Rabu (28/3/2012).

Apersi yang umumnya adalah kumpulan pengembang kecil, sedang mengajukan peninjauan kembali atas aturan luas bangunan minimal tipe 36m2. Bagi Apersi tidak semua masyarakat bisa membeli rumah tipe tersebut, meski Menpera menjanjikan harga Rp 80 juta.

Apersi mengaku sulit mengharapkan rumah seharga Rp 80 juta di Pulau Jawa. Rumah segmen pun masih sulit dijangkau oleh masyarakat yang berprofesi sebagai buruh di kawasan industri.

Karawang Bakal Punya Kawasan Bisnis Baru di 2013

PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) mulai membangun kawasan bisnis komersial di Karawang Timur, Jawa Barat senilai Rp 900 miliar. Bernama Suryacipta Square, pelaksanaan ground breaking dimulai hari ini dan selesai pembangunan tahap awal diharapkan selesai Juni 2013.

Menurut Direktur Utama SSIA Johannes Suriadjadja, Suryacipta Square menjadi bagian dari Suryacipta City of Industry. Pengembangan dilakukan dalam dua tahap dengan total luas lahan 10 hektar.

"Pada kawasan bisnis komersial tersebut, PT Suryacipta Swadaya (SCS), anak perusahaan SSIA, akan membangun sebuah business hotel, service apartement, office park, sebuah rumah sakit dan retail arcade yang diperuntukkan bagi perbankan, minimarket, restoran, pusat kebugaran dan lain-lain," kata Johannes dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (28/3/2012).

Faisal Basri Kritik Program Rusun Sewa

Ekonom sekaligus calon Gubernur DKI Jakarta Faisal Basri mengkritik kebijakan pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di bantaran sungai. Ia beralasan relokasi penduduk asli dan bangunan baru masyarakat bukan lagi menjadi hak milik.

"Masyarakat di bantaran sungai, relokasi pada rusunawa dari pemilik (tanah) menjadi penyewa. Ini nggak match," kata Faisal di sela-sela peluncuran Muamalat Consumer Center Bank Muamalat di Hotel Le Meridien Jakarta, Rabu (28/3/2012).

Menurutnya, pemikiran ini sungguh kacau. Satu-satunya aset berharga masyarakat adalah tanah. Rakyat dijanjikan relokasi demi mendapat hunian layak, namun harus mengeluarkan biaya bulanan yang semakin memberatkan.

Djoko Kirmanto: Bahan Bangunan Rawan Ditimbun

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto mengkhawatirkan terjadinya penimbunan bahan-bahan bangunan termasuk untuk kepentingan inrastruktur. Khususnya menjelang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM)

Pasalnya jika itu terjadi, selain terjadi kelangkaan yang menyebabkan kenaikan harga, kondisi tersebut juga bakal menghambat kinerja pembangunan infrastruktur salah satunya aspal dan lainnya.

Menurut Djoko seperti tahun lalu, permintaan aspal tinggi namun pasokannya minim, hal ini menyebabkan harga aspal melonjak. Apalagi saat ini ada rencana kenaikan BBM.

Kamis, 29 Maret 2012

Cara Mengurus IMB (DKI Jakarta)

Artikel ini merupakan jawaban sementara yang dapat kemi beri atas beberapa pertanyaan pengunjung terhadap dimuatnya tentang tata cara pengurusan IMB 

Setiap daerah mempunyai kebijannya masing-masing dalam hal pengurusan IMB (Ijin Mendirikan Bangunan). Namun pada dasarnya antara satu daerah dengan daerah lainnya hampir sama.




Ada Lagi yang Mau Salurkan Kredit Rumah Subsidi?

Saat ini kebutuhan rumah baru setiap tahunnya masih
tertinggal dengan jumlah pasokan yang dapat disediakan
pengembang per tahun.
Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz mengutarakan harapannya agar semakin banyak perbankan turut serta dalam menyalurkan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Saat ini kebutuhan rumah baru setiap tahunnya masih tertinggal dengan jumlah pasokan yang dapat disediakan pengembang per tahun.
-- Eddi Ganefo

Bank Muamalat Ikut Salurkan Kredit Rumah Subsidi

Setelah lima bank menyatakan siap menyalurkan program rumah bersubsidi dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), PT Bank Muamalat Indonesia, Tbk menjadi peserta keenam yang ikut menyalurkan.

Hal ini kami harapkan dapat meningkatkan customer base secara signifikan guna mengakselerasi pertumbuhan bisnis kami.
-- Arviyan Arifin

Bank Muamalat Tawarkan KPR Syariah

Bank Muamalat mengeluarkan sistem baru untuk membantu masyarakat dalam memiliki hunian yang disebut Muamalat Consumer Center (MCC)

Sistem ini berfokus pada pembiayaan hunian syariah muamalat (PHS) yang merupakan pembiayaan bagi kepemilikan rumah, rukan, ruko, kios dan apartemen.

"Dengan adanya MCC ini proses pembiayaan yang semula memakan waktu satu minggu dipercepat persetujuannya menjadi tiga hari kerja. Jadi dalam tiga hari saja kredit rumahnya sudah bisa cair," kata Direktur Utama Bank Mumalat Arviyan Arifin dalam sambutannya pada acara Developer Gathering, di Jakarta, Rabu (28/3/2012). 

DP KPR 30% Belum Berlaku Bagi Bank Syariah



Pengaturan baru Bank Indonesia (BI) mengenai rasio Loan To Value (LTV) KPR oleh bank maksimal 70 persen, berlaku untuk rumah tipe di atas 70 meter persegi (m2).

Sementara itu, aturan ini ternyata belum diberlakukan bagi bank-bank syariah. Hal ini dinyatakan langsung oleh Direktur Utama Bank Muamalat Arviyan Arifin.

"Kami mendapat informasi bahwa kebijakan BI tersebut belum diberlakukan bagi bank syariah, seperti Muamalat," pungkasnya saat launching Muamalat Consumer Center di Jakarta, Rabu (28/3/2012). 

5 Juta Penduduk Jakarta Tak Punya Rumah

Seorang bayi berumur 23 hari terpaksa tinggal di kolong jembatan
layang Jalan Pemuda karena kontrakannya digusur
Pemprov DKI, Selasa (7/2/2012)
Masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di DKI Jakarta menduduki peringkat kedua yang tidak memiliki rumah sendiri. Peringkat pertama diduduki oleh Jawa Barat, dan Jawa Timur sebagai peringkat ketiga.

Mereka tidak sanggup ke rumah susun. Daya belinya enggak sampai. Belum lagi kalah dengan pembeli yang tujuannya investasi.
-- Eddy Ganefo

Rumah Murah untuk PNS dan Non-PNS Harus 1:10

Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) menargetkan akan membangun sebanyak 500 ribu unit rumah murah tahun ini dengan komposisi, 250 ribu untuk pegawai negeri sipil (PNS) dan 250 ribu unit lagi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) non-PNS.

Namun ternyata target ini masih mendapat tanggapan sumir dari segelintir pihak. Pasalnya, banyak yang menilai jumlah masyarakat yang PNS dan non-PNS sangat jauh berbeda.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Cari Properti

Custom Search

Ir. Andreas Siregar

Konsultan Properti

Pendiri AB Property

Tenaga Pengajar pada

PANANGIAN SCHOOL OF PROPERTY

Follow Twitter @penilaipublik untuk Tips & Konsultasi Properti

Aditya Budi Setyawan

Pendiri AB Property (Partner) ✉absetyawanwassuccess@live.com

☎ 0878787 702 99

085 7755 1819 5

0852 2120 3653

021 444 300 33 (flexi)

BB : 31 789 C84

Facebook Twitter MySpace Blogger Google Talk absetyawan Y! messenger adityabsetyawan
My QR VCard

Cari