AB Property

AB Property didirikan untuk menjawab kebutuhan pasar terhadap solusi tepat dan terpadu di bidang property.


Tampilkan postingan dengan label Pertimbangan Investasi Properti. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pertimbangan Investasi Properti. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Desember 2013

Bingung Investasi Properti, Pilih Ruko atau Kios?

Anda bingung menentukan pilihan mau berinvestasi dalam bidang properti khususnya di segmen komersial. Misalnya bila Anda ingin berinvestasi di rumah toko (Ruko) atau toko/kios.

Keduanya sekilas tidak berbeda, namun apabila dicermati keduanya mempunyai perbedaan jika dikaitkan dengan investasi. Ruko dan kios mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Nah, berikut ini ini kelebihan dan kekurangan dari berinvestasi ruko dan toko:

1. Ruko

Jika Anda berinvestasi ruko, kelebihannya ruko ini banyak diminati oleh para pelaku bisnis terlebih lagi jika ruko itu terletak di kawasan 'basah', sebut saja kawasan bisnis, perdagangan, atau tempat lainnya

Selain itu, apabila ruko berada di kawasan basah, untuk cepat larisnya bisa cepat karena sangat prospektif, dan patut diperhatikan prospek ruko ini sangat tergantung dari lokasinya.

Ruko di wilayah stretegis itu biasanya mahal, tetapi Anda bisa memilih ruko yang harganya agak sedikit murah seperti ruko yang berada di pinggiran kota.

Namun pertimbangkan juga apakah nantinya di wilayah tersebut memiki potensi untuk berkembang beberapa tahun yang akan datang atau tidak? Jika iya Anda bisa membelinya namun jika tidak Anda sebaiknya pikir-pikir lagi.

Dan untuk mengetahui perkembangan tempat itu Anda bisa melihatnya dari fasilitas umum dan akses kendaraan yang akan dibangun dan juga pertumbuhan perumahan di daerah sekitarnya. Namun berinvestasi di ruko juga mempunyai kekurangan, salah satunya adalah ruko ini sangat rentan terhadap krisis ekonomi.

2. Toko/Kios

Kelebihannya, permintaan untuk toko ini sangat tinggi jika berada di kawasan perdagangan. Belum lagi dengan Capital gain yang akan diperoleh dalam waktu jangka panjang (lebih dari lima tahun), semakin ramai dan banyak transaksi di sebuah lokasi toko, maka capital gain semakin tinggi.

Kekurangannya mungkin hampir sama dengan ruko, yaitu lokasi. Memang tak dipungkiri lokasi ini memegang peranan penting. Jadi salah-salah Anda mendapatkan atau mendirikan toko di lokasi yang tidak strategis. Bukan untung yang Anda dapatkan melainkan buntung.

detik.com

Jumat, 18 Oktober 2013

Panangian Simanungkalit: 2014 Pertumbuhan Properti 10%, Tahun Ini Sekitar 15%

Properti apartemen diprediksi masih akan menjadi pilihan utama pasar properti di tahun depan.
Meski secara umum diperkirakan melambat, permintaan dan penjualan properti pada 2014 masih akan tumbuh.
"Bakal terjadi pelambatan, pertumbuhan properti hanya naik 10%, tahun ini kan sekitar 15%," kata pengamat properti, Panangian Simanungkalit.
Dia mengungkapkan properti jenis apartemen akan menjadi idola bagi para pencari hunian di tahun politk tersebut. Selain itu, town house, ruko dan rumah juga masih akan diminati.
“Apartemen masih jadi yang paling dicari. Lagi tren".
Sementara untuk segmentasi harga, properti dengan harga Rp1 miliar merupakan yang paling prospektif.
“Paling dicari Rp1 miliar ke bawah, terutama Rp600 juta ke bawah,” tuturnya.

Sumber: Bisnis.com

Rabu, 09 Mei 2012

Investasi di bidang properti adalah pilihan amat bijak

Di tengah kondisi perekonomian yang mulai stabil, sektor properti menjadi salah satu pilihan bijak untuk berinvestasi. Rumah dianggap sebagai investasi tanpa risiko karena harganya yang selalu meningkat.

Walaupun demikian calon pembeli tetap harus memperhatikan berbagai faktor seperti harga, lokasi, kualitas bangunan, tingkat kenyamanan hunian, keamanan, infrastruktur kawasan, kelengkapan fasilitas-fasilitas penunjang serta yang harus diperhatikan adalah siapa pengembang di belakangnya.

"Hal ini perlu diperhatikan agar bentuk investasi tersebut tetap memiliki prospek yang menjanjikan di masa mendatang,” kata Managing Director Corporate Strategy and Services Sinar Mas Land Ishak Chandra dalam keterangannya kepada Okezone, di Jakarta, Selasa (8/5/2012).

Seperti diketahui, prospek properti di Indonesia tengah bergelora. Selain bentuknya riil, investasi di properti memiliki keuntungan karena terlindung dari inflasi.

Harga properti dan tanah yang cenderung selalu naik menjadi salah satu faktor yang menarik banyak investor di sektor ini. Keuntungan yang didapatkan pun cukup besar. Apalagi Indonesia merupakan negara dengan return of investment (RoI) yang tinggi di sektor properti. 

Minggu, 29 April 2012

Properti: Tak sekedar untuk dihuni

Properti menjadi salah satu instrumen investasi yang semakin diminati. Selain bentuknya riil, investasi di properti memiliki keuntungan karena terlindung dari inflasi.

Harga properti dan tanah yang cenderung selalu naik menjadi salah satu faktor yang menarik banyak investor di sektor ini. Keuntungan yang didapatkan pun cukup besar. Apalagi Indonesia merupakan negara dengan return of investment (RoI) yang tinggi di sektor properti. Dilihat dari hasil (yield), sektor pasar modal saat ini masih menjadi pilihan utama investor karena memiliki return yang tinggi. Namun, untuk jangka panjang, properti adalah pilihan investasi menguntungkan, setidaknya dibandingkan emas atau deposito.

Sabtu, 21 April 2012

Benyamin Ginting: Pasar Properti Bisa Terkoreksi Politik Nasional

Tahun 2013 dan 2014, pasar properti bisa terhambat oleh perpolitikan nasional.

Di tiga sampai empat bulan pertama tahun 2012 ini, industri properti nasional bisa dikatakan terbatuk-batuk. Itu, boleh dikatakan, berlawanan dengan optimistik tinggi yang bergaung di akhir tahun 2011.

Betapa tidak, berbagai riak tiada sungkan bertandang ke industri tersebut. Antara lain, dalam hal pengadaan rumah subsidi, Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) mengajukan uji materi Pasal 22 Ayat 3 Undang-undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Rabu, 18 April 2012

6 lokasi investasi properti yang pasti untung!

Lokasi merupakan satu dari tiga faktor penting untuk berinvestasi properti. Lokasi strategis menjadi incaran para pebisnis, karena menawarkan beragam kemudahan serta kelengkapan fasilitas.

Bisa dikatakan, 6 lokasi berikut ini cukup menggiurkan karena mempengaruhi nilai sebuah produk properti. Permintaan akan aset properti maupun sewanya jauh lebih tinggi di bandingkan area lainnya. Berikut paparannya:

Senin, 16 April 2012

Kebon Jeruk Semakin Prospektif dengan JORR W2

Tujuan adanya Jalan Tol Lingkar Luar (JORR) W1 untuk mempermudah dan memperlancar akses dari kawasan Jakarta Barat, antara lain Kebon Jeruk dan Puri Indah menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta, maupun pelabuhan Tanjung Priok. Akses tersebut mampu meningkatkan mobilitas dari kawasan Jakarta Barat ke wilayah-wilayah lain yang sedang berkembang seperti Serpong, dan Tangerang maupun pusat Kota Jakarta.

Jalan Tol Lingkar Luar (JORR) W2 yang sedang dalam proses merampungkan untuk dioperasikan, yang sedang memasuki tahapan konstruksi akses sepanjang kurang lebih delapan kilometer yang menghubungkan kawasan Ulujami-Kebon Jeruk diproyeksikan bakal beroperasi pada awal tahun 2013.

Jumat, 13 April 2012

Alam Sutera Realty incar bebaskan tanah 1000 hektar

Setelah menerbitkan obligasi senilai US$ 150 juta, PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) bergerak cepat dan mengincar sejumlah lahan di wilayah Serpong dan Pasar Kemis, Tangerang. 

Nathan Tahugraha, Investor Relation ASRI mengatakan, akuisisi lahan di wilayah penunjang Jakarta tersebut akan dilakukan secara bertahap hingga lima tahun ke depan sehingga ASRI akan memiliki satu township di wilayah Pasar Kemis, Tangerang.

Kamis, 12 April 2012

Pertumbuhan Masih Terpusat di Jakarta dan Bali

Potensi pengembangan properti di Jakarta dan Bali masih sangat tinggi. Peningkatan status peringkat Indonesia menjadi investment grade (layak investasi) menjadi salah satu faktor utama pemacunya.

Dibandingkan Thailand, stabilitas politik Indonesia jauh lebih kondusif. Untuk masalah transportasi juga sangat menunjang, walaupun masih ada beberapa yang harus diperbaiki.
-- Hasan Pamudji

Hambatan Perkembangan Investasi Properti Indonesia

Infrastruktur di Indonesia, bila dibandingkan dengan negara lain, sangat jelek. Banyak waktu habis di jalan demi mencapai tempat kerja, sehingga tidak efisien. Ini menjadi sisi kurang menarik bagi investor.
-- Fakky Ismail Hidayat


Untuk menjadi negara tujuan investasi properti bersanding dengan negara Asia Pasifik lainnya, Indonesia masih terkendala banyak "pekerjaan rumah". Banyak hal harus menjadi perhatian pemerintah, terutama pembenahan infrastruktur hingga status kepemilikan asing.

Kamis, 05 April 2012

Regulasi jadi hambatan utama investasi asing di bidang properti

Orang super kaya dari berbagai penjuru dunia belum memandang Indonesia sebagai sasaran investasi di bidang properti.
Dalam The Wealth Report 2012 yang dirilis Knight Frank Indonesia tidak mampu bersaing dengan Hong Kong, China, maupun Singapura sebagai lokasi rumah kedua bagi orang super kaya di Asia
Pasifik dengan aset minimal US$100 juta yang menjadi subyek riset tersebut.

Senin, 26 Maret 2012

Surabaya: Meski Banyak Mangkrak & Terbengkalai, Ruko Ternyata Masih Jadi Pilihan Investasi

Ilustrasi
Meskipun terlihat banyak yang mangkrak dan tidak terurus, ternyata Ruko alias rumah toko masih menjadi salah satu alternatif  pilihan investasi properti, baik untuk dijual kembali ataupun disewakan.
Timoticin Kwanda, pengamat properti dari Universitas Kristen Petra Surabaya, menjelaskan bahwa ruko masih diminati oleh para investor hingga 5 sampai 10 tahun lagi. “Sekarang pembangunan ruko sudah merapat ke beberapa daerah pinggiran kota, penjualan ruko diprediksi tetap laris manis.” Terangnya, saat ditemui Surabaya Post, kemarin.

Kamis, 22 Maret 2012

Sekarangkah Saatnya Beli Rumah?

Kebijakan pemerintah terhadap pembayaran uang muka (UM) rumah minimal 30 persen mempersulit pasar properti dari kalangan end user. Mereka akan berlomba dengan harga perumahan yang meningkat mengikuti perkembangan perekonomian.
"Per 1 April mendatang, harga bahan bakar minyak (BBM) meningkat. Belum lagi harga bahan bangunan yang bergerak naik, seperti besi, yang meningkat Rp 200 - Rp 300 per hari," kata Direktur Pemasaran PT Pakuwon Jati Tbk, Sutandi Purnomosidi, di Surabaya, Rabu (21/3/2012).

Jumat, 16 Maret 2012

Panangian Simanungkalit: Hindari Berinvestasi di "Sunset Area"!

Setelah Anda mengenali lokasi properti sunrise area atau kawasan yang berpotensi mengalami peningkatan nilai investasi lima tahun ke depan, sebaliknya Anda harus menghindari lokasi yang disebut sunset area. Apa itu sunset area?

Sunset area adalah istilah untuk menyebut kawasan properti yang secara ekonomi kurang mendukung. Seperti kondisi fisik bangunan umumnya, kawasan ini tidak terawat dengan baik. Jalanan di area ini sulit dilalui, dan lingkungannya tidak aman.

Kamis, 15 Maret 2012

Properti Indonesia Terbaik di Dunia? Mengapa?

Kebijakan Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan alias BI rate hingga level terendah pada November 2011 lalu akan menjadi bahan bakar penggerak bisnis properti di Tanah Air. Dengan BI rate hanya 6%, banyak pihak memperkirakan, pasar properti di Indonesia bakal booming tahun ini.
Sebab, pasokan properti kelas menengah ke bawah dikendalikan oleh pemerintah negara itu.
-- Panangian Simanungkalit
Prospek investasi di sektor ini pun kian memikat. Pengamat properti menilai, investasi properti di negara kita memang semakin menarik.

Panangian Simanungkalit: 2012 Waktunya Beli

Dalam rentang lima tahun terakhir, tidak ada tahun paling menjanjikan bagi pasar properti kecuali tahun 2012 ini. Tahun yang dalam kalender masyarakat Tionghoa adalah Tahun Naga Air ini dipercaya sebagai momentum bagi bisnis properti.
Proyeksi ini tidak terkecuali bagi properti jenis rumah alias landed house. Properti landed house tetap akan menjadi primadona properti tahun ini, di samping sektor lain seperti apartemen dan retail space yang dianggap layak investasi.

Pilih Mana: Bisnis Sewa Rumah atau Kos?

Bisnis menyewakan atau mengontrakkan rumah dengan bisnis indekos atau kos-kosan sama-sama memiliki permintaan cukup tinggi. Rumah sewa sangat diminati di kawasan yang tengah berkembang, sementara rumah kos laris manis di kawasan yang berdekatan dengan kawasan perbelanjaan, pusat perkantoran, dan kampus.
Pengamat properti Panangian Simangungkalit dalam bukunya "Rahasia Menjadi Miliarder Properti" memaparkan kelebihan dan kekurangan bisnis rumah sewa dan rumah kos. Apa saja?

Rumah Sewa
Selain tingginya permintaan, rumah yang disewakan memiliki capital gain jangka panjang atau lebih dari lima tahun. Biasanya, capital gain rumah sewa secara rata-rata lebih tinggi dari tanah kosong. Sebab, rumah sewa telah memiliki manfaat langsung. Setelah lima tahun, bila Anda memutuskan untuk tidak menjualnya, maka rumah bisa disewakan.

Rabu, 14 Maret 2012

Panangian Simanungkalit: Tertarik Berinvestasi? Pilih "Sunrise Area"!

Dr, Panangian Simanungkalit
Hal utama untuk menjamin keberhasilan berinvestasi di sektor properti adalah pemilihan lokasi. Sunrise area adalah istilah untuk menyebut suatu kawasan properti yang memiliki potensi cerah lima tahun ke depan.
Potensi cerah tersebut ditandai dengan tingkat pertumbuhan di atas rata-rata kenaikan tanah pada umumnya. Nah, kawasan apa saja yang termasuk dalam sunrise area ini?
Pakar properti Panangian Simanungkalit dalam bukunya "Rahasia Menjadi Miliarder Properti" memaparkan, ada tiga kawasan yang perlu Anda cermati. Simak berikut ini:  
Kawasan baru dan berkembang
Ciri-ciri kawasan ini umumnya relatif muda dari kawasan lainnya. Di sini, masih banyak terjadi pengembangan properti baru yang akan terus-menerus dilakukan. Serpong misalnya, yang kini berkembang menjadi permukiman dengan sentra bisnis yang signifikan.
Serpong juga disukai para profesional, pedagang, eksekutif, dan lainnya sehingga membuatnya terus berkembang. Selain Serpong adalah Kelapa Gading, Tebet, Cibubur, Depok, Cimanggis, serta Bintaro.

Selasa, 13 Maret 2012

Bisnis Ruko Masih Menjanjikan

Ilustrasi
Rumah toko alias ruko ternyata masih populer menjadi pilihan investasi properti, baik untuk dijual lagi maupun disewakan. Meskipun sudah merapat ke pinggiran kota, penjualan ruko diprediksi tetap laris manis.
Meyriana Kesuma, Manager Research konsultan properti Coldwell Banker Research and Consultancy mengungkapkan, ruko bisa menjadi pelengkap dari area komersial di kantong-kantong pinggiran kota. "Di jalan arteri sudah tidak ada (ruko), sekarang berkembangnya ke arah pinggiran," ujarnya kepada KONTAN, Selasa (13/3).

Sabtu, 10 Maret 2012

Tiga Sektor Properti Diprediksi Menguat di 2012

Handa Sulaiman, Executive Director, Investment, Cushman & Wakefield Indonesia, memprediksi tiga sektor properti yang akan terus menguat di tahun 2012 adalah sektor perkantoran, perhotelan, dan industri. Investasi di tiga sektor ini diprediksi semakin tinggi, baik dalam bentuk ekspansi atau investasi dari investor asing maupun domestik.
"Selain tiga sektor properti utama ini yang akan terus berkembang selama tahun 2012, pertumbuhan ekonomi juga mendorong tingkat permintaan untuk apartemen sewa maupun milik," kata Handa di Jakarta, Jumat (9/3/2012).

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Cari Properti

Custom Search

Ir. Andreas Siregar

Konsultan Properti

Pendiri AB Property

Tenaga Pengajar pada

PANANGIAN SCHOOL OF PROPERTY

Follow Twitter @penilaipublik untuk Tips & Konsultasi Properti

Aditya Budi Setyawan

Pendiri AB Property (Partner) ✉absetyawanwassuccess@live.com

☎ 0878787 702 99

085 7755 1819 5

0852 2120 3653

021 444 300 33 (flexi)

BB : 31 789 C84

Facebook Twitter MySpace Blogger Google Talk absetyawan Y! messenger adityabsetyawan
My QR VCard

Cari