AB Property

AB Property didirikan untuk menjawab kebutuhan pasar terhadap solusi tepat dan terpadu di bidang property.


Sabtu, 10 Maret 2012

Kemenpera siapkan Rp 1,14 Triliun bangun 84 unit

Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) akan membangun 84 twin block rumah susun sederhana sewa (rusunawa) untuk TNI/Polri dengan pendanaan yang disiapkan mencapai Rp 1,14 triliun.

Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz menuturkan pembangunan menara kembar untuk TNI/Polri pada tahun lalu banyak yang meleset dari target. "Saya bayar seluruhnya itu untuk selesai di tahun ini," kata Menpera.

Menpera mengatakan pihaknya akan membangun 84 unit rusunawa untuk TNI Polri. 60 unit rusunawa untuk TNI dan sebanyak 40 blok diantaranya diperuntukan bagi TNI AD," kata Djan Faridz.

Kemenpera Memfinalisasi Harga Rumah Bebas PPN 10 %

Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) tengah memfinalisi harga rumah bebas Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 10% terbaru. Saat ini rumah bebas PPN masih ditetapkan maksimal Rp 70 juta.

Deputi Perumahan Formal Kemenpera Pangihutan Marpaung mengatakan sudah ada masukan soal kenaikan batas rumah bebas pajak. Hasil terbaru, rumah bebas pajak bisa mencapai Rp 91 juta.

Ia menambahkan alasan kenaikan itu karena pertimbangan potensi kenaikan bahan-bahan bangunan. Apalagi ada rencana kenaikan harga BBM dalam waktu dekat.

Suplai Rumah Murah Rp 70 Juta Masih Terbatas

Bagi golongan menengah ke bawah harga rumah murah Rp 70 juta memang menjadi incaran mereka. Namun sayangnya suplai rumah segmen ini masih terbatas khususnya di pinggiran Jakarta.

Tingginya minat masyarakat terhadap prototipe rumah murah Rp 70 juta yang dibuat Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) yang berlokasi di kantor Kemenpera Jalan Raden Fatah, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mungkin salah satu contohnya.

Tiga Sektor Properti Diprediksi Menguat di 2012

Handa Sulaiman, Executive Director, Investment, Cushman & Wakefield Indonesia, memprediksi tiga sektor properti yang akan terus menguat di tahun 2012 adalah sektor perkantoran, perhotelan, dan industri. Investasi di tiga sektor ini diprediksi semakin tinggi, baik dalam bentuk ekspansi atau investasi dari investor asing maupun domestik.
"Selain tiga sektor properti utama ini yang akan terus berkembang selama tahun 2012, pertumbuhan ekonomi juga mendorong tingkat permintaan untuk apartemen sewa maupun milik," kata Handa di Jakarta, Jumat (9/3/2012).

Investasi Properti Dunia Menguat 20%

Illustasi (Gambar milik AOL)
Iklim investasi dunia berada pada posisi "hati-hati",  diprediksi iklim investasi dunia di semester kedua tahun 2012 akan menguat dengan potensi kenaikan sebesar 20 persen.

Hal tersebut didorong oleh meningkatnya kepercayaan, permintaan sewa dan terpenuhinya minat investasi. Demikan menurut publikasi riset terakhir dari Cushman and Wakefield, International Investment Atlas 2012, melalui keterangan tertulis yang diterima okezone, Jumat (9/3/2012).

Jumat, 09 Maret 2012

Kunci Utama Menjadi Pebisnis Properti

Kunci utama menjadi seorang pebisnis properti adalah kepercayaan diri dan niat besar untuk maju. Selain dua modal utama ini, masih ada delapan langkah awal menuju kesuksesan di bidang properti.
Hermawan Wijaya dalam bukunya "77 Rahasia Cepat untung Bisnis Properti" mengatakan, delapan langkah awal tersebut terdiri dari; mencari listing atau menjaring klien, melakukan promosi, mendekati konsumen, mempelajari public relation, belajar kesekretariatan dan hukum, memahami rencana tata ruang kota, bekerjasama dengan agen properti, serta bersikap sabar. Tertarik memahaminya lebih jauh?

Anda Berhak Menuntut Pengembang!

Ilustrasi
Pengamat hukum properti, Erwin Kallo, menilai, kendala yang kerap muncul dan dihadapi pembeli rumah adalah lambannya proses pengurusan sertifikat hak milik lahan dan balik nama sertifikat properti.
Ada dua hal yang memicu lambannya proses pemecahan sertifikat tanah. Pertama, ulah nakal pengembang yang menjaminkan sertifikat induk ke bank sebagai modal investasi sehingga sertifikat (hak guna bangunan (HGB) sulit dipecah ke sertifikat hak milik (SHM) penghuni.

Biaya-biaya Pengurusan Kepemilikan Rumah!

Biaya balik nama kerap digabung dengan AJB. Biaya AJB dan pengurusan
balik nama bervariasi disesuaikan dengan harga rumah
Prosedur kepemilikan rumah semestinya tak perlu ruwet jika konsumen memahami prosedur transaksi dan pengurusan kepemilikan. Sewaktu transaksi, konsumen perlu memastikan biaya-biaya pengurusan surat atau legalitas rumah, asuransi, serta jangka waktu pengurusan.
Selain itu, ada juga biaya akta jual beli (AJB) dan pengurusan balik nama sertifikat properti dari penjual kepada pembeli. AJB sekaligus menjadi bukti, bahwa konsumen membeli tanah dan bangunan secara tunai.

Pemecahan Sertifikat Tanah Adalah Urusan Pengembang!

Di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tinggal, permintaan apartemen dan residensial seolah tak pernah putus. Namun, proses transaksi dan pengurusan status kepemilikan hunian antara konsumen dan pengembang kadang menjadi batu sandungan.
Idealnya, konsumen yang membeli rumah secara tunai atau tunai bertahap dari pengembang berhak memperoleh sertifikat hak milik (SHM) konsumen dalam kurun 4-6 bulan sejak akta jual beli (AJB) ditandatangani. Namun, konsumen terkadang mengeluh lantaran rumah sudah lama dihuni, tetapi SHM atas tanahnya belum juga terbit. Padahal, sertifikat itu dibutuhkan tidak hanya sebagai legalitas dan kepastian hukum, melainkan juga alat agunan bank untuk modal investasi.

Material Rumah Murah PNS & MBR


Rumah murah yang diprogramkan Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) khusus untuk PNS dan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tipe 36 dengan menggunakan sistem cetak dan hanya bermodalkan Rp18-20 juta.

Rumah cetak tersebut dikatakan murah dan hemat, dari segi biaya, dan waktu pengerjaannya. Kemenpera pun mengklaim bahwa struktur rumah cetak ini juga tahan gempa. Hal tersebut juga ditegaskan oleh pihak pengembang, yakni PT Grand Wijaya.

7000 Rumah Cetak Murah Akan Dibangun di NTT Tahun 2012

Foto: Konstruksi rumah cetak/ Nur Januarita Benu-Okezone.com
Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) merencanakan pembangunan 7.000 unit rumah cetak murah di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tahun ini.
"Tahun ini kami akan membangun 7.000 unit rumah di NTT. Kami optimis ini bisa tercapai dengan target 50 unit rumah per bulannya selesai dibangun," kata Djan, saat ditemui di kantor Kemenpera, Jakarta (20/2/2012).

Menpera optimis dengan sistem rumah cetak murah yang digunakan, akan memberi pengaruh besar dalam langkah percepatan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Menepis Apersi: Cuma Rp25juta/unit. Ingin Bangun Rumah Murah, Hubungi Orang Ini

Umar Sumadi di depan Rumah Murah karyanya
(Foto: Nur Januarita Benu/Okezone)
Untuk pengembang yang berniat membangun rumah murah seharga Rp25 juta ini, dapat langsung datang dan menghubungi Umar Sumadi di kantor Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera), Jalan Raden Patah, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Contoh rumah murah tersebut dan kerangkanya juga terdapat di halaman kantor Kemenpera dan dapat ditinjau langsung.

Umar Sudmadi adalah penemu rumah dengan sistem cetak ini di bawah bendera PT Grand Wijaya Palembang. Total sudah sekira 4.000 unit rumah yang dibangunnya di berbagai daerah, mulai dari Palembang, Aceh, hingga Tangerang, dan lain-lain.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Cari Properti

Custom Search

Ir. Andreas Siregar

Konsultan Properti

Pendiri AB Property

Tenaga Pengajar pada

PANANGIAN SCHOOL OF PROPERTY

Follow Twitter @penilaipublik untuk Tips & Konsultasi Properti

Aditya Budi Setyawan

Pendiri AB Property (Partner) ✉absetyawanwassuccess@live.com

☎ 0878787 702 99

085 7755 1819 5

0852 2120 3653

021 444 300 33 (flexi)

BB : 31 789 C84

Facebook Twitter MySpace Blogger Google Talk absetyawan Y! messenger adityabsetyawan
My QR VCard

Cari