AB Property

AB Property didirikan untuk menjawab kebutuhan pasar terhadap solusi tepat dan terpadu di bidang property.


Senin, 07 November 2011

HARGA RUMAH: Tahun depan, harga rumah subsidi naik

JAKARTA. Kabar buruk bagi mereka yang memerlukan rumah murah. Kementerian Perumahan Rakyat (Kempera) akan menaikkan harga rumah bersubsidi tahun depan. Alasannya, karena harga tanah dan bahan-bahan bangunan terus mengalami kenaikan.

Lukman Hakim, Asisten Deputi Penyediaan Rusun dan Rumah Tapak Kempera menuturkan, pihaknya telah menyiapkan draf usulan untuk menaikkan seluruh jenis rumah bersubsidi, mulai dari rumah sejahtera, rumah murah, rumah sangat murah, hingga rumah sederhana sewa. "Semua itu sudah waktunya naik," ungkapnya, Kamis (3/11).

Teknologi Terbaru Properti Akan Dipamerkan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - PT Debindo Mitra Tama akan memperkenalkan teknologi terbaru di bidang properti pada Jogja Indonesia Building Technology Expo 2011 yang akan diselenggarakan pada 23 hingga 27 November 2011. Kegiatan yang didukung oleh Kementrian Perindustrian, Kementrian Perdagangan, Kadin serta Ikatan Arsitek Indonesia DIY ini nantinya akan memamerkan teknologi terkini yang dibutuhkan masyarakat, semisal genteng ringan, genteng yang tahan pecah, waterproof, lebih tipis dan ringan. “Teknologi ini dibutuhkan masyarakat terutama di daerah yang rawan bencana,” ujar General Manager PT Debindo Mitra Tama, Boediono.

Sabtu, 05 November 2011

Orang Kaya Indonesia Lebih Memilih Beli Properti di Singapura

Orang Kaya versus Kemiskinan
Oleh : Agus Suman
Pengamat Sosial

Padang Ekspres - Sebuah berita mengejutkan datang dari Credit Suisse Research Institute yang melaporkan bahwa kekayaan orang Indonesia meningkat drastis mulai Januari 2010 hingga Juni 2011.

Dalam kurun waktu 1,5 tahun tersebut, kenaikan kekayaan orang Indonesia ditaksir mencapai USD 420 miliar atau sekitar Rp 3.738 triliun. Hal itu menjadikan total kekayaan orang Indonesia pada pertengahan 2011 mencapai USD 1,8 triliun atau sekitar Rp 16.000 triliun.

Kuba Izinkan Jual Beli Rumah

Sabtu, 05 November 2011
HAVANA– Penantian reformasi untuk menciptakan pasar real estat sejak revolusi pada 1959 akhirnya tiba. Mulai Kamis (3/11) waktu setempat, untuk kali pertama,pemerintah Kuba mengizinkan warga untuk melakukan pembelian rumah.

Reformasi, yang dipublikasikan di koran pemerintah, Official Gazette, adalah salah satu langkah paling substansial yang dilakukan Presiden Raul Castro untuk membebaskan komando ekonomi gaya Uni Soviet negara itu sementara tetap mempertahankan sistem komunis. Castro telah menjanjikan perubahan dan Kuba telah melihat jauh ke depan sebagai cara agar bisa menjual rumah mereka.

Jumat, 04 November 2011

Pengembang Tak Mau Rugi, Rusunami dijual ke Segmen Menengah Ke Atas

Ini Rumah Susun Murah yang Beralih Fungsi
Sebagian besar terletak di kawasan Jakarta dan daerah sekitarnya seperti Tangerang


VIVAnews - Sejumlah rumah susun bersubsidi atau rumah susun sederhana milik (Rusunami) diketahui beralih peruntukannya dari untuk masyarakat berpenghasilan rendah menjadi kelas menengah atas. Hal tersebut terpicu langkah pengembang yang tidak ingin merugi setelah membangun Rusunami tersebut.

Nah, rumah susun murah mana saja yang sudah mengubah peruntukannya itu? Berikut, penuturan Elizabeth Tanti, senior analis PT Cushman & Wakefield Indonesia saat dihubungi VIVAnews.com, di Jakarta.

Menteri Baru Luncurkan Program 'Bedah Rumah'

Pemerintah menargetkan untuk 56 ribu rumah setiap tahunnya, dengan anggaran Rp280 miliar.

VIVAnews - Kementerian Perumahaan Rakyat menyiapkan program 'bedah rumah' yang diberi nama rumah swadaya. Akan ada dana hibah bagi 56 ribu rumah setiap tahun. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp280 miliar.

"Itu program memperbaiki rumah kumuh yang tidak layak huni. Kami punya program memberikan bantuan hibah kepada pemilik rumah untuk memperbaiki rumahnya menjadi layak huni. Anggarannya itu untuk 56 ribu rumah dikali Rp5 juta," kata Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz, usai peresmian Tiang Pancang Rumah Susun Bersubsidi Milik untuk Pekerja, Delta Cakung Apartemen, Jakarta, Rabu 26 Oktober 2011.

Menpera Lanjutkan Program Rumah Murah

Pemerintah akan mempercepat realisasi pembahasan RUU Tabungan Perumahan.

VIVAnews - Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) menyatakan bahwa tantangan tiga tahun ke depan dalam persoalan pengadaan rumah murah bagi rakyat dapat dilihat dari sisi pasokan, sisi permintaan dan perkuatan kelembagaan.

"Jika dilihat dari sisi pasokannya, kami akan melanjutkan pemenuhan kebutuhan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah [MBR], baik dalam konteks pengurangan backlog [kekurangan rumah], maupun pemenuhan kebutuhan yang timbul karena pembentukan keluarga baru," kata Menteri Perumahan Rakyat, Djan Faridz, di Jakarta, Kamis 3 November 2011.

Kepemilikan Rumah oleh WNI Turun

Kepemilikan rumah di Indonesia pada 2009 hanya 79 persen dan menjadi 78 persen di 2010.

VIVAnews - Kementerian Perumahan Rakyat menyatakan kepemilikan rumah oleh masyarakat Indonesia menurun. Penurunan itu akibat kondisi pasar tenaga kerja yang berpindah-pindah.

"Mungkin saja orang-orang memutuskan sambil menunggu pekerjaan yang cocok, jadi mereka lebih memilih untuk menyewa," kata Deputi Bidang Pembiayaan Kemenpera, Sri Hartoyo, dalam seminar di Hotel Ambhara, Jakarta, Kamis 3 November 2011.

Program Perumahan Rakyat Tambal Sulam

Program belum memperlihatkan program terintegrasi dengan baik sebagai satu kesatuan.

VIVAnews - Pengamat properti, Ali Tranghanda menyatakan, program perumahan rakyat sejauh ini masih bersifat tambal sulam dan belum memperlihatkan program yang terintegrasi dengan baik sebagai satu kesatuan program perumahan nasional.

"Program tambal sulam diperlihatkan dengan tanpa adanya perencanaan dan arah yang jelas. Mau kemana arah program perumahan yang ada? Mulai dari program sejuta rumah, 1.000 menara rumah susun, FLPP (fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan), program rumah murah, semuanya terkesan program tanpa perencanaan dan sistematis yang jelas sehingga berdampak terhadap pelaksanaannya di lapangan," kata Ali, dalam seminar di Hotel Ambhara, Jakarta, Kamis 3 November 2011.

Kamis, 03 November 2011

Harga Sewa Perkantoran Termahal di Jakarta

Tarif sewa tercatat sebesar Rp111.523 per meter persegi per bulan atau naik 1,6 persen. 

VIVAnews - Perusahaan konsultan properti, Colliers International mengungkapkan, harga sewa ruang perkantoran di Jakarta meningkat cukup signifikan pada kuartal III-2011.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Colliers, tercatat rata-rata tingkat dasar sewa di kawasan segi tiga emas atau pusat kawasan bisnis Jakarta pada kuartal ini lebih tinggi dari kuartal sebelumnya. Bahkan, tertinggi dalam sejarah pasar sewa perkantoran, baik untuk tarif dolar AS dan mata uang Rupiah.

Harga Sewa Kantor RI Tertinggi dalam Sejarah

Harga sewa kantor tertinggi itu di kawasan pusat bisnis (central business district/CBD) 
Gedung Perkantoran di Kawasan Kuningan, Jakarta
(VIVAnews/Tri Saputro)
VIVAnews - Perusahaan konsultan properti Colliers International mengungkapkan, harga sewa kantor di kawasan pusat bisnis (central business district/CBD) tercatat pada posisi tertinggi sepanjang sejarah. Harga sewa kantor tersebut naik sekitar 29 persen sejak krisis 1997.

Harga sewa gedung di kawasan CBD rata-rata sebesar Rp111.523 per meter persegi per bulan atau naik 9,5 persen dibanding 2010. Sementara itu, untuk gedung bertarif dolar AS mencapai US$19,95 per meter persegi per bulan, atau naik 21,4 persen dibanding tahun lalu.

Harga Hunian Mewah RI Naik Tertinggi di Asia

Di pasar Asia Pasifik, Jakarta mengungguli Beijing, Hong Kong, Shanghai, dan Singapura. 

Gedung Perkantoran dan apartemen
(VIVAnews/Adri Irianto)
VIVAnews - Perusahaan konsultan properti global, Knight Frank, mengungkapkan, berdasarkan survei yang dilakukan menunjukkan bahwa Jakarta menempati peringkat dua dari 21 kota di dunia yang mengalami kenaikan harga rata-rata selama 12 bulan terakhir untuk pasar properti mewah.


Di pasar Asia Pasifik, Jakarta mengungguli Beijing, Hong Kong, Shanghai, Singapura, dan Mumbai. "Sedangkan urutan pertama ditempati Nairobi, Afrika," kata Senior Associate Director Knight Frank, Fakky Ismail Hidayat kepada VIVAnews.com di Jakarta.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Cari Properti

Custom Search

Ir. Andreas Siregar

Konsultan Properti

Pendiri AB Property

Tenaga Pengajar pada

PANANGIAN SCHOOL OF PROPERTY

Follow Twitter @penilaipublik untuk Tips & Konsultasi Properti

Aditya Budi Setyawan

Pendiri AB Property (Partner) ✉absetyawanwassuccess@live.com

☎ 0878787 702 99

085 7755 1819 5

0852 2120 3653

021 444 300 33 (flexi)

BB : 31 789 C84

Facebook Twitter MySpace Blogger Google Talk absetyawan Y! messenger adityabsetyawan
My QR VCard

Cari