AB Property

AB Property didirikan untuk menjawab kebutuhan pasar terhadap solusi tepat dan terpadu di bidang property.


Rabu, 02 Mei 2012

Hak-Hak Atas Tanah Menurut UU Pokok Agraria

Dalam Pasal 1 dan sebagaimana dijelaskan dalam Penjelasan Umum Undang Undang No. 5/1960 – UUPA dikenal dengan istilah Hak Bangsa Indonesia, dimana berdasarkan Hak ini, maka konsep hukum tanah Indonesia dinyatakan bahwa pada dasarnya seluruh tanah yang ada di Indonesia merupakan karunia dari Tuhan Yang Maha Esa kepada seluruh bangsa Indonesia.

Karena keseluruhan tanah yang ada di Indonesia konsepnya merupakan karunia dari Tuhan Yang Maha Esa, maka untuk menghindari kekacauan dalam peruntukan dan pemilikannya, diperlukan suatu pengaturan terhadap peruntukan dan pemilikan tanah tersebut. Untuk itu lebih lanjut dalam pasal 2 juncto pasal 8 UUPA dikenal dengan Hak Menguasai Negara.

Biaya Pengurusan Sertifikat Tanah

Berapa sih biaya sebenarnya untuk pembuatan sertifikat tanah ??

Pertanyaan tersebut sudah sering kali kita dengar karena kebanyakan dari teman maupun sahabat saya yg mengeluh tentang biaya pembuatan sertifikat yang cenderung naik drastis.
Melalui tulisan ini, saya mencoba untuk mendeskripsikan biaya pembuatan sertifikat yang berdasarkan PP No. 13 Tahun 2010 tentang PNBP yang berlaku di Badan Pertanahan Nasional.

Sebelum tahun 2002, biaya-biaya pelayanan pertanahan yang berlaku di instansi Badan Pertanahan Nasional ( BPN ) termasuk biaya sertifikasi tanah, tersebar dalam berbagai Peraturan dan Keputusan Menteri. Namun sejak tahun 2002, Pemerintah menyatukan dan membaharui semua biaya-biaya pelayanan pertanahan di BPN melalui Peraturan Pemerintah ( PP ) Nomor : 46 / 2002.

Selasa, 01 Mei 2012

Perlu terobosan tepat agar harga solar cell menjadi murah


Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera), belum lama ini mengeluarkan pernyataan kewajiban bagi para pengembang perumahan tipe 36 untuk menggunakan lampu hemat energi tenaga surya yang menggunakan solar cell atau panel surya. Nantinya, aturan tersebut akan berbentuk Peraturan Menteri (Permen).

Terkait dengan rencana pemasangan solar cell untuk rumah murah, Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz menyatakan Kemenpera akan segera mengirimkan jumlah kebutuhan rumah yang dapat dipasangi alat hemat energi tersebut. Rencananya, solar cell  yang merupakan bantuan dari Kementerian ESDM tersebut akan dipasang di perumahan masyarakat yang berada di daerah perbatasan, pesisir, serta daerah yang belum terjangkau aliran listrik dari PLN.

KPR Multifinance : Kurang diminati atau kurang populer?

Niat PT Sarana Multigriya Financial (SMF) mengerek penyaluran pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR) lewat multifinance masih belum membawa hasil. Terbukti, di kuartal I-2012, penyaluran KPR masih dominan pada perbankan. Sedangkan pembiayaandi multifinance masih nihil.
Direktur Utama SMF, Raharjo Adisusanto mengatakan, pada Maret lalu saja, seluruh pembiayaan untuk KPR, senilai Rp 650 miliar disalurkan lewat perbankan. Meski begitu, dia yakin dalam waktu dekat pembiayaan lewat multifinance mulai berjalan.

Lokasi rumah tinggal yang diincar kelas menengah baru

Bertumbuhnya kelas menengah di Indonesia diprediksi mengakibatkan pencarian terhadap rumah mewah melejit. Pada kuartal pertama 2012 properti yang paling dicari adalah rumah seharga Rp500 juta hingga Rp1 miliar.

"Tren mengacu pada data di kuartal 1-2012," kata Sales Manager Rumah123.com, Meddy H Papinka di FX Plaza, Jakarta, Selasa 1 Mei 2012.

Menurut dia, dari jumlah properti yang terjual di rumah123.com sebanyak 200-300 setiap harinya, penjualan tertinggi ditempati oleh rumah yang kemudian disusul oleh ruko, apartemen, dan tanah. Dia mengatakan, masyarakat Indonesia masih banyak yang mencari rumah untuk tempat tinggal.

Kemenpera gandeng Kementrian ESDM & BPN untuk realisasikan program rumah murah type 36

Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) kembali menggandeng sejumlah kementerian dan lembaga untuk mensukseskan program pembangunan rumah murah untuk masyarakat Indonesia. Kali ini, Kemenpera menjalin kerjasama dengan Kementerian ESDM dan BPN untuk membantu meringankan beban masyarakat khususnya dalam dukungan penyediaan  pemasangan listrik, pengeboran air tanah, gas rumah tangga serta sertifikasi hak atas tanah untuk masyarakat miskin.

Penandatanganan perjanjian kerjasama tersebut dilaksanakan secara langsung oleh Menpera Djan Faridz dengan Menteri ESDM Jero Wacik dan Kepala BPN Joyo Winoto serta disaksikan secara langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (30/4) sore.

Pembeli rumah di Indonesia lebih banyak melalui KPR

Shutterstocks

Sebanyak 58 % konsumen membayar menggunakan fasilitas KPR, disusul 22 % dengan tunai bertahap, dan 20 % dengan tunai keras.

Sepanjang 2011 lalu metode pembayaran pasar properti perumahan atau residensial didominasi oleh pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Sebanyak 58 % konsumen membayar menggunakan fasilitas KPR, disusul 22 % dengan tunai bertahap, dan 20 % dengan tunai keras.

Djan Faridz Siapkan Rumah Murah untuk Buruh

Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz siap merealisasikan janji Presiden SBY soal rumah murah untuk buruh. Rumah murah untuk buruh bagian dari 4 paket 'hadiah' ulang tahun bagi peringatan hari buruh 1 Mei.

"Jadi kita akan bekerja sama dengan pabrik, jadi pabrik nanti sebagai kontraktor, mereka ini yang membangun untuk pekerja, tapi kan kalau mereka nggak punya kontraktor, koperasi, kita nanti menyerahkan mereka pada Perumnas untuk membangun perumahan pekerja," kata Djan di Kantor Menko Perekonomian, Senin (30/4/2012)

Makassar: BRI bidik target Rp350 Milyar dengan KPR

Bank Rakyat Indonesia (BRI) wilayah Makassar kembali membidik sejumlah pengembang lokal untuk penyaluran Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) dengan target laba sebesar Rp350 miliar hingga akhir Desember 2012.

Wakil Pimpinan Wilayah BRI Makassar, Iman Sundoro, mengatakan, saat ini pihaknya sengaja menggandeng pengembang untuk menerapkan program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang dicanangkan pemerintah yang mewajibkan pengembang membangun harga rumah murah.
Ukuran minimal tipe 36 dengan harga Rp70 juta di atas tanah minimal 90 meter persegi.

Senin, 30 April 2012

Penghasilan Rp2juta kebawah tidak kena pajak, MBR lebih mudah mencicil rumah

Rencana menaikkan batas penghasilan tidak kena pajak (PTKP) oleh Presiden SBY, disambut baik oleh para pengembang properti.

Adanya kenaikan PTKP dari Rp 1,3 juta/bulan atau Rp 15,8 juta/tahun menjadi Rp 2 juta/bulan atau Rp 24 juta/tahun akan meningkatkan kemampuan cicilan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

"Saya juga baru dengar rencana PTKP ini. Namun jika benar, meningkatkan daya beli. Dan kemampuan bagi UMKM," kata Ketua Dewan Pertimbangan Organisasi Apersi (Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia) Fuad Zakaria kepada detikFinance, Senin (30/4/2012).

Yusril: Pengembang tak punya alasan untuk tidak membangun rumah type 36

Para pengembang di Indonesia tidak akan rugi apabila mereka membangun rumah sederhana tapak ukuran tipe 36 untuk masyarakat. Pasalnya, selain lebih manusiawi, bangunan rumah tipe 36 meter persegi juga sesuai dengan luas minimum standar nasional Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra saat memberikan keterangan sebagai ahli dari pemerintah saat sidang uji materill Pasal Pasal 22 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman di Mahkamah Konstitusi di Jakarta, Rabu (25/4/2012).

Minggu, 29 April 2012

Properti: Tak sekedar untuk dihuni

Properti menjadi salah satu instrumen investasi yang semakin diminati. Selain bentuknya riil, investasi di properti memiliki keuntungan karena terlindung dari inflasi.

Harga properti dan tanah yang cenderung selalu naik menjadi salah satu faktor yang menarik banyak investor di sektor ini. Keuntungan yang didapatkan pun cukup besar. Apalagi Indonesia merupakan negara dengan return of investment (RoI) yang tinggi di sektor properti. Dilihat dari hasil (yield), sektor pasar modal saat ini masih menjadi pilihan utama investor karena memiliki return yang tinggi. Namun, untuk jangka panjang, properti adalah pilihan investasi menguntungkan, setidaknya dibandingkan emas atau deposito.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Cari Properti

Custom Search

Ir. Andreas Siregar

Konsultan Properti

Pendiri AB Property

Tenaga Pengajar pada

PANANGIAN SCHOOL OF PROPERTY

Follow Twitter @penilaipublik untuk Tips & Konsultasi Properti

Aditya Budi Setyawan

Pendiri AB Property (Partner) ✉absetyawanwassuccess@live.com

☎ 0878787 702 99

085 7755 1819 5

0852 2120 3653

021 444 300 33 (flexi)

BB : 31 789 C84

Facebook Twitter MySpace Blogger Google Talk absetyawan Y! messenger adityabsetyawan
My QR VCard

Cari