AB Property

AB Property didirikan untuk menjawab kebutuhan pasar terhadap solusi tepat dan terpadu di bidang property.


Selasa, 13 Maret 2012

Bali: Harga Properti Naik 100%

Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Bali memprediksi harga properti di Bali akan mengalami kenaikan hingga 15 persen. Kenaikan itu merupakan imbas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang rencananya berlaku mulai 1 April 2012.
Kenaikan itu membuat harga properti di Bali, khususnya di sekitar wilayah Denpasar, menjadi semakin mahal. Saat ini, harga jual tanah di kawasan Denpasar naik hampir 100 persen setiap tahunnya.
"Perbandingan pada tahun 1996 lalu saya menjual tanah di kawasan Muding, Denpasar Rp17 juta untuk satu unit rumah tipe 70. Sekarang harganya melambung menjadi Rp350 juta sampai Rp400 juta. Jadi perhitungan tiap tahunnya selalu terjadi kenaikan harga jual sebesar 100 persen," ungkap Ketua DPD REI Bali, Dewa Putu Selawa, Selasa, 13 Maret 2012.

Bisnis Ruko Masih Menjanjikan

Ilustrasi
Rumah toko alias ruko ternyata masih populer menjadi pilihan investasi properti, baik untuk dijual lagi maupun disewakan. Meskipun sudah merapat ke pinggiran kota, penjualan ruko diprediksi tetap laris manis.
Meyriana Kesuma, Manager Research konsultan properti Coldwell Banker Research and Consultancy mengungkapkan, ruko bisa menjadi pelengkap dari area komersial di kantong-kantong pinggiran kota. "Di jalan arteri sudah tidak ada (ruko), sekarang berkembangnya ke arah pinggiran," ujarnya kepada KONTAN, Selasa (13/3).

Pengusaha Masih Trauma Bangun Rumah Type 36

Bila pengembang enggan membangun rumah subsidi, target Kemenpera untuk
pembiayaan FLPP sampai akhir 2012 mencapai Rp 7,5 triliun untuk
120.000 unit rumah tidak akan tercapai.
Pengembang yang tergabung dalam Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) bersikukuh tidak akan membangun rumah bersubsidi dengan program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Pengembang masih merasa keberatan dengan aturan yang dibuat oleh Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) dalam UU Nomor 1 Tahun 2011 Pasal 22 Ayat 3 tentang pembatasan pembangunan rumah tipe 36.
"Kami tidak mau bangun rumah lagi dengan ukuran tipe 36. Kemarin saja, akibat akad terhenti 35.000 rumah di bawah tipe 36, tidak terjual," kata Ketua DPP Apersi, Eddy Ganefo, di Jakarta, Kamis (8/3/2012).

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Cari Properti

Custom Search

Ir. Andreas Siregar

Konsultan Properti

Pendiri AB Property

Tenaga Pengajar pada

PANANGIAN SCHOOL OF PROPERTY

Follow Twitter @penilaipublik untuk Tips & Konsultasi Properti

Aditya Budi Setyawan

Pendiri AB Property (Partner) ✉absetyawanwassuccess@live.com

☎ 0878787 702 99

085 7755 1819 5

0852 2120 3653

021 444 300 33 (flexi)

BB : 31 789 C84

Facebook Twitter MySpace Blogger Google Talk absetyawan Y! messenger adityabsetyawan
My QR VCard

Cari