AB Property

AB Property didirikan untuk menjawab kebutuhan pasar terhadap solusi tepat dan terpadu di bidang property.


Tampilkan postingan dengan label Apartemen Murah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Apartemen Murah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Mei 2012

Apartement segmen menengah bawah di pinggir kota laris-manis

Fenomena menjamurnya apartemen sederhana atau rusunami di pinggiran kota Jakarta semakin membuktikan kebutuhan hunian di Jakarta sangat tinggi. Apartemen pinggir kota seperti Ciputat, Bekasi, Tanjung Barat, Lenteng Agung menjadi incaran kalangan kelas menengah bawah.

"Masyarakat yang berasal dari kalangan menengah ke bawah sebenarnya menjadi target pasar yang cukup besar bagi pengembang yang membangun Rusunami. Hal itu juga terlihat dari banyaknya masyarakat yang ingin membeli meskipun Rusun tersebut berada di pinggir kota," kata Asisten Deputi Evaluasi Perumahan Formal Deputi Bidang Perumahan Formal Kementerian Perumahan Rakyat, Bernaldy seperti dikutip dari situs Kemenpera, Selasa (8/5/2012)

Menurutnya pembangunan apartemen sederhana merupakan salah satu solusi atas kebutuhan hunian bagi masyarakat. Apalagi saat ini harga tanah di daerah terus meningkat setiap tahunnya.

Dikatakannya segmen apartemen kelas ini sejatinya memiliki pangsa pasar yang cukup besar. Oleh karena itu, pihaknya berharap adanya peran serta aktif dari para pengembang untuk ikut berpartsisipasi dalam pembangunan hunian vertikal ini.

Salah satu apartemen pinggiran Jakarta yang kini sedang dibangun adalah apartemen LA City. Apartemen LA City ini diharapkan dapat menjadi ikon pembangunan apartemen khususnya di kawasan Lenteng Agung.

"Jakarta Selatan merupakan salah satu daerah padat penduduk sehingga pembangunan Rusun LA City ini akan sangat membantu masyarakat," kata Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan Usmayadi.

Jumat, 13 April 2012

Alasan Pemerintah Naikkan Apartemen Subsidi

Pemerintah masih terus menggodok kenaikan harga rumah susun sederhana milik (rusunami) bersubsidi atau 'apartemen murah'. Kenaikan sedang dipertimbangkan dari batas maksimal Rp 144 juta per unit hingga Rp 200 juta per unit.

Deputi Perumahan Formal Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) Pangihutan Marpaung mengatakan kenaikan ini ada beberapa pertimbangan antaralain soal biaya produksi sebuah rumah susun sudah naik.

"Belum ada keputusan, kita masih membahas dengan Real Estate Indonesia (REI), REI itu kan punya dua angka Rp 195-200 juta. Angka yang diminta dirjen pajak kan cuma satu. Itu karena perbedaan harga tanah," katanya di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (12/4/2012)

Sabtu, 31 Maret 2012

Menpera Targetkan Rusun Tampung 500 Ribu Jiwa

Jika program rumah susun (rusun) untuk masyarakat dapat terwujud dengan baik, Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz memperkirakan, hunian vertikal tersebut dapat menampung sekira 500 ribu orang lebih masyarakat yang belum memiliki rumah layak huni.

“Upaya untuk mengubah kebiasaan masyarakat Indonesia agar lebih suka tinggal di rusun ketimbang di rumah tapak memang tidak mudah karena budayanya memang berbeda dengan negara asing lainnya. Namun kami tidak akan menyerah dan akan terus menggandeng masyarakat dan pemerintah daerah untuk mendorong pembangunan rusun di daerah,” kata Djan dalam keterangan resminya, di Jakarta, Jumat (30/3/2012).

Jumat, 30 Maret 2012

Faisal Basri Kritik Program Rusun Sewa

Ekonom sekaligus calon Gubernur DKI Jakarta Faisal Basri mengkritik kebijakan pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di bantaran sungai. Ia beralasan relokasi penduduk asli dan bangunan baru masyarakat bukan lagi menjadi hak milik.

"Masyarakat di bantaran sungai, relokasi pada rusunawa dari pemilik (tanah) menjadi penyewa. Ini nggak match," kata Faisal di sela-sela peluncuran Muamalat Consumer Center Bank Muamalat di Hotel Le Meridien Jakarta, Rabu (28/3/2012).

Menurutnya, pemikiran ini sungguh kacau. Satu-satunya aset berharga masyarakat adalah tanah. Rakyat dijanjikan relokasi demi mendapat hunian layak, namun harus mengeluarkan biaya bulanan yang semakin memberatkan.

Rabu, 08 Februari 2012

Orang Indonesia Lebih Pilih Rumah Ketimbang Apartemen

Ilustrasi
JAKARTA - Maraknya pembangunan hunian vertikal mewah, tidak lantas mengubah keseluruhan gaya hidup masyarakat Indonesia untuk memilih tinggal di bangunan prestisius ini.

Berdasarkan data yang diperoleh Rumah123, 91 persen masyarakat Indonesia lebih memilih landed house atau rumah tunggal sebagai hunian.  Ini berdasarkan jumlah pencarian yang masuk pada situs properti tersebut.

"Masyarakat Indonesia lebih memilih landed house, ini merupakan pengaruh faktor sosial budaya. Yang mana dari dulu kan orang beranggapan rumah itu di atas sebidang tanah, ada taman, halaman, seperti itu," ujar Meddy H Papinka saat ditemui di Jakarta, Rabu (8/2/2012).

Rabu, 09 November 2011

Perumnas Tawarkan Apartemen Murah Berhadiah iPad

Suhendra - detikFinance 
Jakarta - Perum Perumnas dan PT Triputra Multi Graha siap membangun dua tower terakhir Rusunami Centerpoint Bekasi Barat. Apartemen ini akan dibanderol sekitar Rp 160 juta per unit.

Direktur Utama Perum Perumnas Himawan Arif Sugoto mengatakan dua tower itu bagian dari proyek 4 tower Centerpoint Bekasi. Saat ini dua tower sudah selesai, sementara dua tower berikutnya mulai dilakukan ground breaking, Jumat (11/11/2011).

"Yang membeli langsung besok akan dapat iPad, ini program marketing saja untuk pembelian hari itu saat ground breaking. Kita akan umumkan di koran besok. Tapi soal jumlahnya saya nggak tahu," katanya kepada detikFinance, Rabu (9/11/2011).

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Cari Properti

Custom Search

Ir. Andreas Siregar

Konsultan Properti

Pendiri AB Property

Tenaga Pengajar pada

PANANGIAN SCHOOL OF PROPERTY

Follow Twitter @penilaipublik untuk Tips & Konsultasi Properti

Aditya Budi Setyawan

Pendiri AB Property (Partner) ✉absetyawanwassuccess@live.com

☎ 0878787 702 99

085 7755 1819 5

0852 2120 3653

021 444 300 33 (flexi)

BB : 31 789 C84

Facebook Twitter MySpace Blogger Google Talk absetyawan Y! messenger adityabsetyawan
My QR VCard

Cari