AB Property

AB Property didirikan untuk menjawab kebutuhan pasar terhadap solusi tepat dan terpadu di bidang property.


Tampilkan postingan dengan label Harga Bahan Bangunan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Harga Bahan Bangunan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 Oktober 2013

DAFTAR HARGA BAHAN BANGUNAN Hingga Oktober 2013

Mengingat besarnya permintaan pengunjung untuk mendapatkan data bahan bangunan, mulai bulan Oktober ini kami berusaha untuk menyajikan data bahan bangunan secara periodik.

Adapun dari sumber yang kami dapatkan, harga bahan bangunan untuk Oktober 2013 adalah sebagai berikut:


Jumat, 04 Mei 2012

Ali Tranghanda: Pemerintah harus lakukan intervensi "lebih" agar MBR dapat rumah layak

Kontribusi pengembang besar untuk menyediakan hunian berimbang harus dijalankan, yakni pembangunan rumah mewah wajib juga diikuti dengan pembangunan rumah menengah, dan sederhana dalam satu wilayah.
-- Ali Tranghanda

Pemerintah harus segera melakukan intervensi untuk membantu rakyat memperoleh rumah. Di antaranya, subsidi dalam bentuk uang muka, subsidi harga rumah, serta penyediaan tanah oleh negara untuk perumahan rakyat.

Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch Ali Tranghanda, di Jakarta, Jumat (4/5/2012), mengemukakan, kenaikan harga bahan bangunan berpotensi menyulitkan rakyat untuk menjangkau rumah. Seperti diberitakan, harga bahan bangunan terus mengalami kenaikan. Pemerintah diminta segera melakukan intervensi dan proteksi kepada masyarakat berpenghasilan rendah agar tetap bisa menjangkau rumah layak.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, indeks harga perdagangan besar atau IHPB bahan bangunan pada bulan April 2012 mengalami kenaikan 0,61% jika dibandingkan bulan sebelumnya, yakni dari 205,47 pada Maret 2012 menjadi 206,72. Kelompok bahan bangunan yang mengalami kenaikan harga selama April 2012 itu meliputi besi dan baja dasar 0,99%, aspal 0,85%, semen 0,83%, bahan bangunan dari logam 0,64%, dan barang galian segala jenis 0,57%.

"Kontribusi pengembang besar untuk menyediakan hunian berimbang harus dijalankan, yakni pembangunan rumah mewah wajib juga diikuti dengan pembangunan rumah menengah, dan sederhana dalam satu wilayah," ujarnya.

BPS mencatat, kenaikan IHPB bahan bangunan/konstruksi terjadi pada seluruh kelompok jenis bangunan. Andil kenaikan terbesar yakni kelompok bangunan tempat tinggal dan bukan tempat tinggal sebesar 0,29%. Sementara itu, kelompok pekerjaan umum untuk jalan, jembatan dan pelabuhan, kelompok bangunan dan instalasi listrik, gas, air minum dan komunikasi, serta kelompok bangunan lainnya menyumbang kenaikan IHPB bahan bangunan masing-masing 0,02%. Sedangkan, kelompok bangunan pekerjaan umum untuk pertanian memberi andil 0,08%. 

Seperti diberitakan sebelumnya, peningkatan harga baja dan semen belakangan ini semakin berpengaruh terhadap sektor properti. Dampaknya semakin jelas, yaitu melonjaknya harga-harga properti di dalam negeri.

"Saya justru mengkhawatirkan pesatnya pembangunan properti dan infrastruktur akan mendongkrak harga bahan material, terutama baja dan semen," kata pengamat properti Panangian Simanungkalit di Jakarta, Jumat (4/5/2012).

Panangian Simanungkalit: Pesatnya pembangunan properti & infrastruktur akan mendongkrak harga bahan bangunan

Saya justru mengkhawatirkan pesatnya pembangunan properti dan infrastruktur akan mendongkrak harga bahan material, terutama baja dan semen.

-- Panangian Simanungkalit


Peningkatan harga baja dan semen belakangan ini semakin berpengaruh terhadap sektor properti. Dampaknya semakin jelas, yaitu melonjaknya harga-harga properti di dalam negeri.
"Saya justru mengkhawatirkan pesatnya pembangunan properti dan infrastruktur akan mendongkrak harga bahan material, terutama baja dan semen," kata pengamat properti Panangian Simanungkalit di Jakarta, Jumat (4/5/2012).

Saat ini harga baja konstruksi naik dari Rp 7.000 per kilogram menjadi Rp 8.000 per kilogram, sementara harga semen dari Rp 45.000 menjadi Rp 55.000 per kantong. Menurut Panangian, pertumbuhan ekonomi dan stabilitas politik di dalam negeri yang relatif terjaga menjadi pendorong kebangkitan sektor properti. Kemajuan ini juga dapat menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Tidak bisa dibandingkan dengan Singapura, Malaysia, atau Hong Kong. Ketiganya selama ini mengandalkan pasar global untuk memacu pertumbuhan ekonomi, khususnya properti. Ketika dunia mengalami krisis, mereka langsung kena dampaknya," paparnya.

Untuk itu, ia mengatakan, pemerintah harus menjaga kestabilan harga bahan material untuk mempertahankan pertumbuhan sektor properti. Lebih lanjut ia menjelaskan, sektor perbankan diharapkan memperhatikan prinsip kehati-hatian, sehingga kredit pemilikan rumah (KPR) diberikan memang bagi mereka yang layak untuk menerima pinjaman.

"Pemerintah harus memberikan insentif bagi pengembang seperti kemudahan perizinan dan pajak, guna mengurangi beban biaya tinggi di sektor properti," ujarnya.

Panangian menambahkan, fundamental keuangan pengembang yang lebih baik sangat mempengaruhi bisnis properti nasional.

"Krisis global yang melanda Amerika Serikat dan Eropa tidak akan mempengaruhi pasar properti nasional. Harga properti juga tidak anjlok, malahan semakin naik," ujarnya.

Jumat, 13 April 2012

Harga semen "dimainkan" oleh spekulan?

Ketidakpastian kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) beberapa waktu lalu, rupanya dimanfaatkan oleh para spekulan. Mereka "memainkan" harga material bangunan menjadi lebih mahal dari harga pabrik.

"Semen itu sudah naik sebelum kenaikan harga BBM diputuskan. Ini ada permainan dari para spekulan, harga semen jadi naik sementara stok terbatas," kata Ketua Umum DPP Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi), Eddy Ganefo, ketika dihubungi KOMPAS.com di Jakarta, Selasa (10/4/2012).

Spekulan mengakali harga semen Rp 62.000 - Rp 65.000 per sak, sementara harga pabrik masih berada pada Rp 52.000 - Rp 55.000 per sak.

Jumat, 06 April 2012

Harga BBM Naik Picu Kenaikan Harga Bahan Bangunan

Managing Director Strategy and Service PT Sinar Mas Land, Ishak Chandra melihat rencana pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) turut mempengaruhi harga bahan bangunan.
Bahkan, dua bulan sebelum rencana pemerintah menaikkan harga BBM subsidi per 1 April lalu, harga bahan dan barang bangunan justru sudah melonjak rata-rata 5 hingga 10 persen.

“Otomatis. Indonesia lucu, 2 bulan, tiga bulan lagi naikinnya sudah pada naik harga-harganya. Naturaly, naik harga sebulan sebelum kenaikan,” kata Ishak saat ditemui di Hotel Le Grandeur Mangga Dua, Jakarta, Kamis (5/4/2012).

Kamis, 05 April 2012

Malang: BBM baru rencana naik, harga bahan bangunan & biaya tukang sudah naik

Selain harga material bangunan yang terus melonjak, ongkos tukang bangunan juga naik. Harga tukang semula per meter persegi, sekitar Rp 225 ribu, kini menjadi Rp 300 ribu.
MALANG - Akibat semua material bangunan naik, pengembang perumahan langsung menaikkan harga jual perumahan hingga 20%. Hal itu terjadi ada rencana kenaikan harga BBM, walaupun saat ini belum terealisasi.

Senin, 02 April 2012

BBM belum naik, besi sudah naik Rp200/kg

Dampak rencana kenaikan bahan bakar minyak (BBM), tidak hanya ditandai dengan demonstrasi besar-besaran. Di sisi lain, wacana yang diusung pemerintahan SBY ini juga sudah mendongkrak harga-harga material bangunan. “Harga BBM belum naik, tetapi harga material sudah naik duluan. Selain harga pasir dan semen, harga besi pun sudah naik Rp200 per kilogramnya,” jelas Jimmy Salim, Direktur U Residence Karawaci, Kamis (29/3) lalu.

Kenaikan harga material tentu berpengaruh pada harga jual properti. Sebagian pihak tentu akan menangguhkan niatnya membeli properti. Namun, Jimmy berani mengatakan bahwa sekarang adalah saat yang baik untuk berinvestasi properti. “Harga properti di Indonesia masih lebih rendah dibanding dengan negara tetangga. Saya memprediksi dua tahun lagi harga properti bakal naik signifikan. Dan saat itu, sudah telat jika ingin investasi,” tegasnya.

Pengembang 'Ujung' Indonesia Masih Sulit Akses Bahan Bangunan

Ambon - Pemerataan distribusi bahan bangunan belum sepenuhnya terealisasi. Wilayah-wilayah ujung Indonesia menghadapi kesulitan suplai masing-masing.

Seperti yang dialami Ketua DPD Provinsi Papua dan Papua Barat, SM. Poerbaraya. Ia mengaku kesulitan mengakses semen. Harga termurah wilayah timur Indonesia mencapai Rp 90 ribu per sak, dan itu terjadi pada wilayah Jayapura. Bahkan yang terbesar mencapai Rp 1,2 juta per sak.

"Papua itu utamanya semen. Jayapura Rp 90 ribu. Lebih jauh, Wamena yang dapat diakses 45 menit dari Jayapura harga Rp 500 ribu per sak. Kalau di pegunungan, pada puncak Jaya (Jayawijaya) mencapai Rp 1,2 juta per sak. Kalau mau pembanding Solo (pulau Jawa) harganya Rp 42 ribu," kata Poerbaraya di sela-sela ulang tahun ke-40 REI di Ambon, Sabtu (31/3/2012).

Jumat, 30 Maret 2012

Djoko Kirmanto: Bahan Bangunan Rawan Ditimbun

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto mengkhawatirkan terjadinya penimbunan bahan-bahan bangunan termasuk untuk kepentingan inrastruktur. Khususnya menjelang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM)

Pasalnya jika itu terjadi, selain terjadi kelangkaan yang menyebabkan kenaikan harga, kondisi tersebut juga bakal menghambat kinerja pembangunan infrastruktur salah satunya aspal dan lainnya.

Menurut Djoko seperti tahun lalu, permintaan aspal tinggi namun pasokannya minim, hal ini menyebabkan harga aspal melonjak. Apalagi saat ini ada rencana kenaikan BBM.

Rabu, 21 Maret 2012

DAFTAR HARGA BAHAN BANGUNAN Hingga Maret 2012 (sebelum kenaikan BBM)


Kami membuka peluang kepada semua Toko Bahan Bangunan di seluruh Indonesia untuk kami iklankan di www.abproperty.tk bila membantu kami dengan daftar harga2 di toko bahan bangunan  Anda.

Untuk lebih validnya data ini, kami memohon Anda sudi melakukan koreksi dan mengirimkan data2 tersebut ke email kami: absetyawan@abproperty.tk atau admin@abproperty.tk.

SEMEN
Semen Cibinong (kujang) (50 kg) Rp 53.500
Semen Tiga Roda (50 kg) Rp 55.000
Semen Tiga Roda Putih (40 kg) Rp 73.000
Semen Gresik (50 kg) Rp 53.500
Semen Holcim Rp 54.000

BESI BETON
Diameter 6mm (12m) Rp 22.000
Diameter 8mm (12m) Rp 35.000
Diameter 10mm (12m) Rp 47.500
Diameter 12mm (12m) Rp 70.000
Diameter 16mm (12m) Rp 135.000

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Cari Properti

Custom Search

Ir. Andreas Siregar

Konsultan Properti

Pendiri AB Property

Tenaga Pengajar pada

PANANGIAN SCHOOL OF PROPERTY

Follow Twitter @penilaipublik untuk Tips & Konsultasi Properti

Aditya Budi Setyawan

Pendiri AB Property (Partner) ✉absetyawanwassuccess@live.com

☎ 0878787 702 99

085 7755 1819 5

0852 2120 3653

021 444 300 33 (flexi)

BB : 31 789 C84

Facebook Twitter MySpace Blogger Google Talk absetyawan Y! messenger adityabsetyawan
My QR VCard

Cari