AB Property

AB Property didirikan untuk menjawab kebutuhan pasar terhadap solusi tepat dan terpadu di bidang property.


Minggu, 08 April 2012

Djan Faridz: Komplek Perumahan & Gedung Bertingkat Wajib Pakai Listrik Surya

Pemerintah menyiapkan beberapa langkah nyata terkait gerakan penghematan energi nasional yang rencananya akan diluncurkan Mei 2012. Di bidang perumahan misalnya, akan ada ketentuan bagi pengembang perumahan dan apartemen diwajibkan memakai listrik tenaga surya untuk penerangan umum.

"Kalau dari sektor perumahan, akan ada peraturan, seluruh listrik untuk kebutuhan umum, di komplek perumahan dan bangunan bertingkat diharuskan menggunakan tenaga listrik sinar surya," kata Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz, kepada detikFinance, Minggu (8/4/2012)

Menurut Djan, selain bisa menghemat penggunaan listrik berbahan bakar minyak yang dihasilkan PLN. Ketentuan ini bertujuan agar penggunaan listrik dari energi yang tidak ramah lingkungan bisa dikurangi.

Optimalisasi Bisnis Properti: Pengembang Manfaatkan "Recurring Income"

Ketika lahan semakin menipis untuk pembangunan proyek baru, pengembang seperti tak kehabisan akal untuk mereguk keuntungan.

Tak ada lahan, mereka memanfaatkan pendapatan berkelanjutan dari produk properti atau disebut recurring income.

Indra Wijaya, Wakil Direktur PT Agung Podomoro Land, Tbk (APLN) mengatakan dengan menerapkan recurring income, pihaknya mendapat keuntungan sekaligus meyakinkan para investor.

Ali Tranghanda : Developer lebih merasa aman dengan "Cicilan Bertahap"

Shutterstock
Seperti sudah diketahui, untuk membeli properti ada banyak cara pembayarannya, mulai pembayaran secara tunai (cash) keras, tunai bertahap, dan KPR. Bahkan, meskipun masih menulai polemik, Pemerintah saat ini memfasilitasi pembiayaan KPR dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Namun, dari banyaknya cara pembayaran itu, pengembang merasa aman dengan cara cicilan bertahap. Ali Tranghanda dari Indonesia Property Watch (IPW) mengungkapkan, pengembang merasa aman dengan cara ini karena umumnya mereka tidak banyak berhubungan dengan perbankan. Hal itu berbeda dengan pembayaran melalui skema KPR, karena suku bunga bank sangat berpengaruh.

Sabtu, 07 April 2012

Beli tanah di Jababeka: Industri Kecil dan Menengah Dapat Diskon hingga 35%

Kementerian Perindustrian akan membantu Industri Kecil dan Menengah (IKM) agar unit produksinya masuk di kawasan industri. Nantinya akan ada semacam subsidi pembelian lahan industri untuk IKM.

Ditemui dalam acara Peresmian Jababeka Innovation Centre (JIC) di Bekasi, Dirjen IKM Kementerian Perindustrian Euis Saedah mengungkapkan akan mendorong percepatan IKM masuk wilayah industri di Jababeka.

"Kita ingin share, jadi 35 % pembelian klaster dari kemenperin," kata Euis, Selasa (27/3/2012)

Berdasarkan peraturan pemerintah No 24 tahun 2009 tentang kawasan industri pasal 25 ayat 1 E bahwa timnas kawasan industri bertugas mengusulkan patokan harga jual atau sewa kavling dan/atau bangunan industri di kawasan industri. Timnas ini terdiri dari pemerintah pusat, pemda, pemkab, kadin yang diangkat dan ditetapkan oleh Kemenperin.

BNI Salurkan KPR Rp 1,8 Triliun Dalam 3 Bulan

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) telah mengucurkan kredit kepemilikan rumah (KPR) sebesar Rp 1,8 triliun selama 3 bulan pertama di 2012. Pertumbuhan KPR tersebut didorong oleh rendahnya bunga yang rata-rata sebesar 9%. BNI juga tengah memberikan promo bunga murah 7% fixed selama satu tahun.

"Pertumbuhan KPR selama 3 bulan mencapai Rp 1,8 triliun. Total kredit KPR mencapai Rp 19,8 triliun," kata Direktur Konsumer dan Ritel BNI Darmadi Sutanto di EX Plaza Indonesia, Jakarta, Kamis (5/4/2012).

Kemenpera dan Kemendagri Tandatangi MOU Untuk Rumah PNS

Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz meminta kepada Kementerian Dalam Negeri agar membantu pelaksanaan program perumahan dan kawasan permukiman di daerah-daerah. Untuk itu, Kemenpera juga berharap kepada kepala daerah baik di tingkat provinsi, kabupaten dan kota untuk membentuk satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang khusus mengurusi masalah perumahan di daerah.

“Saya meminta bantuan Mendagri agar di setiap provinsi, kabupaten/ kota ada SKPD perumahan,” ujar Menpera Djan Faridz saat memberikan sambutan pada penandatanganan perjanjian kerjasama perumahan antara Kemenpera dan Kemendagri di Kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa (3/4).

Jumat, 06 April 2012

Malang: Pengembang gencarkan bonus gara-gara harga rumah melambung

Ilustrasi
Melonjaknya harga rumah akibat naiknya harga bahan bangunan membuat beberapa pengembang menggunakan strategi jitu dalam menggaet pembeli. Mulai dari menggelar pameran hingga mengiming-imingi bonus pun diberikan untuk sekadar menarik minat pembeli.

Menurut Marketing Villa Bukit Tidar Fatich CR, pihaknya sudah melakukan revisi harga rumah berkali-kali sejak muncul isu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Ia mencontohkan, untuk bangunan tipe terkecil pada akhir Februari lalu dibanderol sekira Rp130 juta.

Wilayah Jakarta Barat Rawan Penggelapan Pajak Properti

Transaksi properti rawan terjadinya penggelapan pajak. Penggelapan pajak pada transaksi properti dilakukan dengan cara under reporting basis pajak dan melalui kerjasama antar penjual dan pembeli.

Dari hasil penelitian disertasi doktor bidang ekonomi Heru Nurwanta, SPsi, MSi, terungkap sebesar 78,4% dari 13.421 data laporan pembayaran pajak di Jakarta Barat terindikasi terjadi penggelapan pajak.

"Besaran penggelapan pajak berkisar 41,3% dari basis pajak," ungkap Heru saat ujian terbuka Program Doktor bidang ekonomi di Auditorium BRI, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM, Yogyakarta, Kamis (5/4/2012).

Harga BBM Naik Picu Kenaikan Harga Bahan Bangunan

Managing Director Strategy and Service PT Sinar Mas Land, Ishak Chandra melihat rencana pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) turut mempengaruhi harga bahan bangunan.
Bahkan, dua bulan sebelum rencana pemerintah menaikkan harga BBM subsidi per 1 April lalu, harga bahan dan barang bangunan justru sudah melonjak rata-rata 5 hingga 10 persen.

“Otomatis. Indonesia lucu, 2 bulan, tiga bulan lagi naikinnya sudah pada naik harga-harganya. Naturaly, naik harga sebulan sebelum kenaikan,” kata Ishak saat ditemui di Hotel Le Grandeur Mangga Dua, Jakarta, Kamis (5/4/2012).

Kamis, 05 April 2012

Melambungnya Harga Rumah Mulai Mengkhawatirkan

Harga jual perumahan di Jawa Timur rata-rata naik 20 persen menyusul kenaikan harga sejumlah material bangunan sejak sebulan terakhir. Alasan lain perusahaan pengembang perumahan terpaksa menaikkan harga jual hingga 20 persen juga disebabkan biaya tukang bangunan yang juga turut naik.

Wakil Ketua Real Estat Indonesia (REI) Jawa Timur Tri Wedianto mengkhawatirkan harga perumahan akan terus melambung tinggi jika harga material bangunan terus melonjak. "Harga perumahan di Surabaya semula Rp600 jutaan kini menjadi Rp775 juta," kata Tri Wedianto saat berada di Malang, Selasa (3/4/2012).

Kawasan Elit Simatupang Kelebihan Pasokan

VIVAnews - Pasokan properti perkantoran di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan, rawan kelebihan pasokan dalam dua tahun mendatang. Wilayah yang diprediksi bakal jadi kawasan elit baru ini tengah diserbu pengembang-pengembang besar dengan mendirikan gedung pencakar langit.

"Saat ini sedang dibangun 4-5 gedung baru, tentunya ini berat bila tak dibarengi permintaan yang tinggi," kata Senior Research Manager Knight Frank Indonesia Hasan Pamudji dalam perbincangan dengan VIVAnews, 4 April 2012.

200 Ribu Rumah Murah untuk Buruh Siap Dibangun

Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) berkerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemakertrans) dalam pembangunan 200 ribu rumah murah dan 50 tower rusunawa (rumah rusun sewa) khusus buruh dan pekerja. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Menpera Djan Faridz dengan Menakertrans Muhaimin Iskandar dan didampingi para ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) yang dilakukan di kantor Kemenpera.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Cari Properti

Custom Search

Ir. Andreas Siregar

Konsultan Properti

Pendiri AB Property

Tenaga Pengajar pada

PANANGIAN SCHOOL OF PROPERTY

Follow Twitter @penilaipublik untuk Tips & Konsultasi Properti

Aditya Budi Setyawan

Pendiri AB Property (Partner) ✉absetyawanwassuccess@live.com

☎ 0878787 702 99

085 7755 1819 5

0852 2120 3653

021 444 300 33 (flexi)

BB : 31 789 C84

Facebook Twitter MySpace Blogger Google Talk absetyawan Y! messenger adityabsetyawan
My QR VCard

Cari