AB Property

AB Property didirikan untuk menjawab kebutuhan pasar terhadap solusi tepat dan terpadu di bidang property.


Kamis, 27 Oktober 2011

Hati-hatilah Terhadap Penipuan


Hati-hatilah Terhadap Penipuan!!

Memang kami belum mendapatkan laporan anggota atau penjual yang sudah pernah tertipu dengan modus berikut, tetapi tidak ada salahnya kami menginformasikannya terlebih dahulu.
Kami menghimbau kepada seluruh anggota, penjual dan pengunjung mengenai penipuan yang sekarang ini marak. Telah banyak dibahas bahwa para penipu mengincar korban dari pemasang iklan, tidak terkecuali pemasang iklan properti.
Penipuan yang dilakukan pada sektor properti adalah dengan cara menelpon pemasang iklan dan berpura-pura ingin membeli properti si pemasang iklan.

Proses Balik Nama Sertifikat Tanah di Kantor Pertanahan

Proses Balik Nama di Kantor Pertanahan

1) Menggunakan Jasa PPAT


Setelah membuat akta jual – beli, PPAT kemudian menyerahkan berkas akta jual-beli ke Kantor Pertanahan, untuk keperluan balik nama sertifikat, selambat-lambatnya dalam tujuh hari kerja sejak ditandatanganinya akta tersebut.

Berkas yang diserahkan meliputi :
  1. Surat permohonan balik nama yang ditandatangani oleh pembeli
  2. Akta jual – beli PPAT
  3. Sertifikat hak atas tanah
  4. KTP pembeli dan penjual
  5. Bukti pelunasan pembayaran PPh
  6. Bukti pelunasan pembayaran Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan

Kepemilikan Satuan Rumah Susun oleh Orang Asing di Indonesia

Negara Indonesia sebagai negara yang berkembang merupakan daerah tujuan investasi bagi negara-negara maju untuk memperluas kegiatan bisnis global. Oleh sebab itu, semakin banyak pula orang asing yang menetap di Indonesia untuk menjalankan bisnisnya. Namun ada batasan-batasan bagi orang asing untuk dapat memiliki hunian tempat tinggal terutama hunian rumah susun yang akan dibahas lebih lanjut dalam tulisan ini.

Rumah susun hanya dapat dibangun di atas tanah hak milik, hak guna bangunan, hak pakai atas tanah Negara atau hak pengelolaan seperti yang diatur dalam Pasal 7 ayat (1) Undang-Undang No. 16 Tahun 1985 Tentang Rumah Susun (“UURS”) dan Pasal 38 ayat (1) Peraturan Pemerintah No. 4 Tahun 1988 Tentang Rumah Susun.

Media Indonesia - Booming Bisnis Properti akan Berlanjut Tahun Depan

JAKARTA--MICOM: Sektor properti di Indonesia khususnya di Jakarta berkembang pesat tahun ini dan diprediksi akan terus berlanjut hingga 2012 berkat pertumbuhan ekonomi dalam negeri yang tetap solid.

Hal itu diungkapkan Direktur dan Corporate Secretary PT Ciputra Property Tbk (CTRP) Artadinata Djangkar di Jakarta, Selasa (25/10).

Menurut Artadinata, kenaikan permintaan properti yang tinggi tahun ini dapat dilihat dari proyek apartemen yang dikembangkan perseroan, seperti Apartment MyHome at Ciputra World, yang hingga sembilan bulan tahun ini mengalami pertumbuhan sekitar 30 persen.

PERUMAHAN RAKYAT: Harga Rusunami Akan Dievaluasi

AKAN NAIK HARGA?
JAKARTA (Suara Karya): Pemerintah memastikan akan mengevaluasi harga satuan unit rumah susun sederhana milik (rusunami). Hal ini dilakukan untuk manarik minat perusahaan pengembang properti, begitu juga konsumen.

"Besaran harga rusunami sebesar Rp 144 juta per unit akan dievaluasi. Tujuannya agar program pembangunan 1.000 menara rusunami bisa kembali berjalan lancar," kata Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz kepada wartawan usai membuka Rakerda DPD Aspersi DKI Jakarta di Jakarta, Rabu (26/10).

Rabu, 26 Oktober 2011

Apa Beda Apatermen & Kondominium?

KOMPAS.com - "Anda tinggal di apartemen mana?". "Oh, saya tinggal di kondo di seberang kantor?"
Percakapan di atas membuktikan, bahwa masih banyak orang yang sebetulnya masih dibingungkan dengan pemakaian istilah apartemen dan kondominium. Kondominium atau biasa menyebutnya secara singkat dengan kondo berasal dari kata bahasa Inggris, yakni condominium. Kata ini merupakan gabungan dari kata Latin "con" yang artinya bersama atau bergabung dan "dominium" atau kepemilikan atau pengendalian.
Berdasarkan asal-usul katanya, kondominium berarti lebih mengacu pada ihwal kepemilikan, bukan jenis hunian. Ada pula yang mengatakan, kondominium merupakan bentuk lain hak guna perumahan. Di Indonesia sendiri dikenal hak guna bangunan atas rumah susun.

Booming bisnis properti online bakal terjadi 10 tahun lagi

JAKARTA. Cara berjualan produk properti lewat internet perlahan mulai tampak. Terlihat dari bermunculannya perusahaan online yang meladeni bisnis properti.
Darmadi Darmawangsa, Ketua Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (Arebi), berpendapat portal menjadi kanal marketing baru bagi broker dan pengembang. Ambil contoh Rumah123.com yang bersinergi dengan Iproperty.com.

Sekitar 70% proyek yang ditawarkan berupa properti bekas, selebihnya properti baru. "Semua properti ditawarkan di sini, properti untuk kalangan menengah ke atas juga dijual di portal properti online ini," kata Darmadi kepada KONTAN, Rabu (26/10).

"Booming" Properti Bakal Cerah di 2012

Secara riil sektor properti saat ini tidak terlalu merasakan
dampak krisis global yang terjadi kawasan Eropa dan Amerika.
Namun, pada 2012 efek itu dapat terasa sehingga
harus tetap berhati-hati.
JAKARTA, KOMPAS.com - Sektor properti di Indonesia, khususnya di Jakarta berkembang pesat (booming) pada 2011 ini dan diprediksi akan terus berlanjut hingga 2012 mendatang. Hal itu berkat pertumbuhan ekonomi dalam negeri yang tetap solid.

Booming terjadi belakangan ini meliputi segmen yang besar, baik itu sektor apartemen dan residensial.
-- Artadinata Djangkar
Demikian diungkapkan Direktur dan Corporate Secretary PT Ciputra Property Tbk (CTRP) Artadinata Djangkar di Jakarta, Selasa (25/10/2011). Artadinata mengatakan, kenaikan permintaan properti tahun ini dapat dilihat dari proyek apartemen yang dikembangkan perseroan, seperti Apartment MyHome at Ciputra World, yang hingga sembilan bulan tahun ini mengalami pertumbuhan sekitar 30 persen.

Rumah Mewah Mendominasi Penjualan Transaksi: REI Expo Tembus Rp 41 Miliar

LIHAT MAKET: Pengunjung sedang melihat maket
perumahan mewah di pameran perumahan REI
Expo III di Mall Ciputra 13-24 Oktober.
(SM CyberNews/ Fista Novianti)

Semarang, CyberNews. Rendahnya suku bunga perbankan yang kini cukup kompetitif seiring turunnya BI rate turut mendorong masyarakat untuk segera membeli rumah. Memasuki kuartal III tahun 2011 ini pasar properti cukup menggairahkan terbukti pada Pameran Perumahan REI Expo III di Mall Ciputra 13-24 Oktober berhasil membukukan transaksi penjualan menembus Rp 41,7 Miliar.
"Rumah mewah menengah ke atas mendominasi penjualan. Tercatat rumah seharga Rp 400 juta keatas terjual 36 unit. Sementara rumah tipe menengah dengan harga Rp 100-400 juta terjual 25 unit. Jumlah penjualan selama pameran mencapai 61 unit," tutur Wakil Ketua DPD REI Jateng Djoko Santoso, Selasa (25/10)

Selasa, 25 Oktober 2011

Ini Dia Tiga Kawasan Properti di Jabodetabek yang Sudah Jenuh

Ini Dia Tiga Kawasan Properti di Jabodetabek yang Sudah Jenuh
Whery Enggo Prayogi - detikFinance

Jakarta - Geliat harga kawasan properti di Jabodetabek terus berkembang sejalan tingginya permintaan. Namun tidak seluruh wilayah di kawasan ini memiliki prospek kenaikan harga yang lebih besar seperti di wilayah Kapuk, Pluit, dan Serpong.

Direktur Executive Indonesia Property Watch Ali Tranghanda mengatakan harga properti di tiga kawasan itu sudah jenuh. Harga saat ini sudah melampaui dari seharusnya.

Senin, 24 Oktober 2011

Program Rumah Murah Mandek Karena 'Penyakit' Birokrasi

Jakarta - Pihak Real Estate Indonesia (REI) menyatakan, program rumah murah yang dijanjikan oleh Presiden SBY belum berjalan mulus. Banyak masalah yang menghadang, salah satunya birokrasi.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) Setyo Maharso dalam pembukaan REI Expo 2011 di JCC, Senayan, Jakarta, Sabtu (22/10/2011).

"Rumah murah tidak bisa berjalan karena masalah legalitas tanah dan waktu birokrasi sangat lama," jelasnya.

Tipe Rumah Dibatasi 36, Pengembang Sulit Dapat Dana Bank

Jakarta - Indonesia Property Watch (IPW) mengakui sudah banyak menerima keluhan dari pengembang skala kecil yang selama ini banyak membangun rumah tipe 21.

Pengembang skala kecil ini mulai sulit mendapat permodalan dari perbankan karena adanya pembatasan pembangunan rumah sederhana dinaikkan menjadi minimal tipe 36.

Direktur Eksekutif IPW Ali Tranghanda mengatakan dalam UU No 1 Tahun 2011 soal Perumahan dan Permukiman diatur soal batas ukuran rumah sederhana dinaikkan menjadi 36, secara langsung telah membuat perbankan menyesuaikan kebijakan tersebut. Meskipun ketentuan itu berlaku Januari nanti, namuan perbankan seperti PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) sudah mulai mengerem permodalan bagi pembangunan rumah untuk tipe 21.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Cari Properti

Custom Search

Ir. Andreas Siregar

Konsultan Properti

Pendiri AB Property

Tenaga Pengajar pada

PANANGIAN SCHOOL OF PROPERTY

Follow Twitter @penilaipublik untuk Tips & Konsultasi Properti

Aditya Budi Setyawan

Pendiri AB Property (Partner) ✉absetyawanwassuccess@live.com

☎ 0878787 702 99

085 7755 1819 5

0852 2120 3653

021 444 300 33 (flexi)

BB : 31 789 C84

Facebook Twitter MySpace Blogger Google Talk absetyawan Y! messenger adityabsetyawan
My QR VCard

Cari