AB Property

AB Property didirikan untuk menjawab kebutuhan pasar terhadap solusi tepat dan terpadu di bidang property.


Senin, 26 Maret 2012

Harry Raharta: Kebijakan BI DP30% memberatkan msyarakat

Kebijakan Bank Indonesia (BI) mengenai besaran Down Payment (DP) sebesar 30 persen dinilai akan semakin memberatkan dan memperkecil kesempatan masyarakat dalam memiliki rumah.

Menurut Wakil Ketua Umum Bidang Pembiayaan DPP REI Harry Raharta, kebijakan baru BI tersebut akan semakin mengurangi daya pembeli rumah. "Kami amat menyayangkan kebijakan ini dikeluarkan oleh BI. Dengan besaran uang muka (DP) 30 persen tersebut, tentunya akan terasa berat oleh masyarakat, apalagi yang sebelumnya hanya mampu mambayar DP 10-15 persen saja," jelas Harry kepada okezone, Senin (19/3/2012).

Jakarta: Rudy Margono Optimis Kenaikan BBM Tak Pengaruhi Pasar Properti

Wacana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi telah membuat harga-harga di pasaran meningkat. Namun, hal itu dipercaya tidak akan mempengaruhi pasar properti Indonesia yang tengah bergelora.

Menurut Ketua Umum DPD Real Estate Indonesia (REI) DKI Jakarta Rudy Margono, pasar properti diperkirakan masih akan terus tumbuh dan meningkat pesat. Cerahnya proyeksi itu berlaku untuk tahun ini dan mendatang.

Ternyata Menurut Panangian Simanungkalit Ada 4 Siklus Dalam Pasar Perumahan!

Pertumbuhan dan perkembangan pasar perumahan di setiap negara memiliki siklus berbeda, tak terkecuali Indonesia. Siklus pasar perumahan di sini selalu mengikuti siklus tingkat suku bunga.
Pengamat properti Panangian Simanungkalit dalam bukunya "Rahasia Menjadi Miliarder Properti" menuturkan, di Indonesia terdapat empat siklus perumahan. Siklus itu meliputi pasar penjual (seller's market), pasar lembut (soft market), pasar pembeli (buyer's market) dan pasar lemah (weak market). Gelombang siklus pasar perumahan ini bisa berulang seperti siklus tingkat suku bunga.

Surabaya: Meski Banyak Mangkrak & Terbengkalai, Ruko Ternyata Masih Jadi Pilihan Investasi

Ilustrasi
Meskipun terlihat banyak yang mangkrak dan tidak terurus, ternyata Ruko alias rumah toko masih menjadi salah satu alternatif  pilihan investasi properti, baik untuk dijual kembali ataupun disewakan.
Timoticin Kwanda, pengamat properti dari Universitas Kristen Petra Surabaya, menjelaskan bahwa ruko masih diminati oleh para investor hingga 5 sampai 10 tahun lagi. “Sekarang pembangunan ruko sudah merapat ke beberapa daerah pinggiran kota, penjualan ruko diprediksi tetap laris manis.” Terangnya, saat ditemui Surabaya Post, kemarin.

Djan Farid Didemo Agar Mencabut Undang-Undang Perumahan

Kelompok aliansi pengembang dan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) menilai UU Perumahan dan Kawasan Pemukiman No 1 Tahun 2011 menyulitkan para pengembang dan kalangan masyarakat yang ingin mendapat rumah. Mereka menuntut pasal tersebut dicabut.

Pasal tersebut membatasi hanya rumah dengan tipe minimum 36 berhak mendapatkan bantuan kredit FLPP yang merupakan program Kementerian Perumahan Rakyat.
-- Nur Hidayat

Universitas Mulawarman Bangun Rusunawa Untuk Mahasiswa

MAHASISWA dari berbagai daerah yang melanjutkan jenjang pendidikan tingginya di Universitas Mulawarman terus bertambah. Tak pelak ini membuat kawasan di sekitar Kampus Hijau dijejali bangunan baru untuk menampung mereka.
Mulai indekos sederhana dengan fasilitas seadanya hingga yang mewah dengan kelengkapan wah.
Unmul tak ketinggalan. Baru-baru ini, kampus membangun rumah susun sederhana sewa (rusunawa) empat lantai. Ini adalah bantuan Kementerian Perumahan Rakyat yang diresmikan April 2010.

Raymond Arfandy: Konsumen Makassar Beralih Ke Segmen Rumah Yang Lebih Murah

Penjualan rumah segmen menengah atas, khusus tipe 70 m2 diperkirakan akan mengalami penurunan hingga 10% pasca ketentuan minimal uang muka (DP) 30%.
Ketentuan tersebut sudah diantisipasi berbagai kalangan terutama pengembang.
Berdasarkan data Real Estate Indonesia (REI) sekitar 25% penjualan rumah merupakan tipe rumah kelas menengah yang harganya di atas Rp400 juta, sementara itu 65% rumah kelas menengah bawah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan sisanya 10% adalah rumah-rumah kelas atas.

Rumah Minimal RI Masih Jauh Dengan Standard di Negara Tetangga

Illustrasi
Pemerintah dalam undang-undang menetapkan aturan rumah minimal yang bisa dibangun di Indonesia adalah seluas 36 meter persegi atau tipe 36. Aturan ini lebih lunak dibanding di negara tetangga.

Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz menyatakan, di Malaysia tipe rumah minimal adalah seluas 60 meter persegi.

"Rumah tipe 36 yang ditetapkan oleh pemerintah itu sebetulnya masih jauh dibandingkan standar rumah di negara-negara tetangga. Di Malaysia tipe minimal rumah itu 60 meter persegi, Singapura 90 meter persegi, Australia 260 meter persegi. Jadi rumah tipe 36 itu sudah sangat minimal," kata Djan dikutip dari situs Kemenpera, Sabtu (24/3/2012).

Minggu, 25 Maret 2012

SURABAYA: Mengurus IMB MAHAL dan LAMA Pagar rumah pun direncanakan dikenai retribusi IMB sendiri

SP/Iwan Heriyanto
Pagar rumah pun direncanakan dikenai retribusi IMB sendiri
Njlimet-nya objek retribusi IMB membuat proses bisa molor lebih dari 30 hari
Beban ekonomi warga Kota Buaya tahun ini benar-benar bakal membubung. Bagaimana tidak? Kala tergencet kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi--meski belum digedok tapi kini sudah memicu mahalnya sembako--rakyat Surabaya harus mengeluarkan kocek lebih bila mau membangun rumah/properti.
Tak hanya lebih mahal, tapi juga makin njlimet objek barunya. Sebab, septic tank, pagar hingga gapura pun harus bayar retribusi.

Aturan Luas Rumah Tipe 36 Diskriminatif

Diskriminatif karena ketentuan pelarangan tipe di bawah 36 meter persegi hanya berlaku untuk rumah deret dan rumah tunggal. Untuk rumah susun tidak diberlakukan, padahal dia tidak bisa tumbuh.
-- Muhammad Joni
Uji materi pasal 22 ayat 3 Undang-undang No 1 tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman yang berisi larangan pembangunan rumah di bawah tipe 36 masih bergulir di Mahkamah Konstitusi (MK). Pihak pemohon, yaitu pengembang yang tergabung dalam Asosiasi Pengembang Perumahan Seluruh Indonesia (Apersi), menilai pasal ini sangat diskriminatif.

Pemberlakuan Aturan Tipe 36 Tak Bisa Dipukul Rata

Harga bangunan di Papua untuk semen bisa Rp 1,2 juta, di tempat lain bisa lebih murah. Ini akan menjadi indeks kemahalan produksi.
-- Zulfi Syarif Koto

Pemerintah tetap bertahan pada pemberlakuan pasal 22 ayat 3 UU No tahun 2011 tentang pembatasan pembangunan rumah di bawah tipe 36. Aturan ini didasarkan pada terpenuhinya rumah layak huni bagi masyarakat.

Sabtu, 24 Maret 2012

KPR Rendah, Properti Singapura Menggeliat

Setelah banyak mendapat prediksi buruk mengenai pasar properti, ada angin segar bagi kondisi properti Singapura. Salah satunya adalah penurunan suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) yang cenderung rendah, yang berpengaruh pada dinamika properti di sana.

Presiden perusahaan Keppel Land's Agustinus Tan mengatakan, indikator ekonomi terakhir menunjukkan rangsangan yang cukup berimbas pada industri properti Singapura.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Cari Properti

Custom Search

Ir. Andreas Siregar

Konsultan Properti

Pendiri AB Property

Tenaga Pengajar pada

PANANGIAN SCHOOL OF PROPERTY

Follow Twitter @penilaipublik untuk Tips & Konsultasi Properti

Aditya Budi Setyawan

Pendiri AB Property (Partner) ✉absetyawanwassuccess@live.com

☎ 0878787 702 99

085 7755 1819 5

0852 2120 3653

021 444 300 33 (flexi)

BB : 31 789 C84

Facebook Twitter MySpace Blogger Google Talk absetyawan Y! messenger adityabsetyawan
My QR VCard

Cari